Kamis, Desember 2, 2021

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaNewsMetropolitanMenkop Sebut Tanaman Hias Jadi Opsi Pemulihan Ekonomi

Menkop Sebut Tanaman Hias Jadi Opsi Pemulihan Ekonomi

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – KOTA BOGOR – Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Teten Masduki mendukung pasar tanaman hias di Kota Bogor, Jawa Barat yang disebutnya sebagai salah satu opsi pemulihan ekonomi masyarakat karena menggandeng sekitar 1.000 petani yang terdampak pandemi COVID-19.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Dukungan itu disampaikan Teten saat mengunjungi pasar tanaman hias yang berlokasi di Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor tersebut. 

BACA JUGA : Bima Arya: Pemulihan Ekonomi Kota Bogor Tertahan Vaksinasi Kabupaten

“Tanaman hias memiliki potensi besar untuk dikembangkan di Indonesia. Pasalnya, global market value (potensi pasar) tanaman hias mencapai nilai Rp3.000 triliun, lebih tinggi dibandingkan kopi dan teh. Namun, Indonesia baru memenuhi ceruk pasar dunia sebesar 0,01 persen,” kata Menkop dalam rilis yang diterima ANTARA pada Rabu.

Ia mengapresiasi Minaqu Indonesia sebagai pengelola pasar tanaman hias terbesar di Asia Tenggara itu karena telah mengangkat potensi ekonomi di Jawa Barat.

BACA JUGA : Puslit Koka Dorong Pemulihan Ekonomi Melalui Hilirisasi Kopi Kakao

Pasar tanaman hias itu telah bermitra dengan empat koperasi. Bahkan beberapa waktu lalu, Minaqu juga meluncurkan program kemitraan Petani Tanaman Hias Mitra Binaan CV Minaqu Indonesia bersama Bank Jabar Banten (BJB).

“Kalau sudah ada koperasi, para petani dapat fokus untuk berproduksi di lahan yang juga dikonsolidasikan menjadi skala ekonomi,” kata Teten.

BACA JUGA : Musrenbang RPJMD Surabaya Fokus Upaya Pemulihan Ekonomi

Menurut Teten, koperasi yang berperan sebagai penampung atau aggregator juga dapat menjadi penjamin komoditas hasil hutan kelompok tani hutan atau offtaker pertama.

Koperasi kemudian juga bisa melakukan pengolahan hasil panen yang berhadapan dengan pembeli sehingga harga tidak dipermainkan pihak ketiga.

BACA JUGA : Ekonom Nilai Vaksinasi Adalah Kunci Pemulihan Ekonomi

“Koperasi sebagai badan usaha yang berbadan hukum juga dapat melakukan kerja sama dengan berbagai pihak. Mulai dari akses terhadap sumber-sumber pembiayaan dan kerja sama dengan perguruan tinggi untuk teknologi tepat guna, sampai pada hilirisasi produk baik secara offline dan online,” jelas Teten.

Menurut Menkop, pasar tanaman hias tersebut telah menciptakan sebuah ekosistem terintegrasi dari hulu hingga hilir.

Dia berharap koperasi-koperasi lain yang telah mengonsolidasikan lahan anggotanya juga dapat memanfaatkan peluang dan menjalin kemitraan.(lal)

- Advertisement -spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img

BERITA POPULAR