Senin, Desember 6, 2021

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaNewsMetropolitanMendag Lutfi Kunjungi Amerika Serikat Bahas Investasi Hingga Vaksin

Mendag Lutfi Kunjungi Amerika Serikat Bahas Investasi Hingga Vaksin

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi menegaskan komitmennya untuk memperkuat pemulihan ekonomi nasional melalui peningkatan perdagangan dan investasi dengan Amerika Serikat.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Peningkatan investasi di berbagai sektor dan kebutuhan vaksin nasional menjadi pembahasan serius selama kunjungan kerja ke negeri Paman Sam.

BACA JUGA : Kota-Kota di China Larang Warga Tanpa Vaksin Beraktivitas di Keramaian – Nusadaily.com

“Kunjungan kerja ke Amerika Serikat ini merupakan langkah percepatan pemulihan ekonomi nasional melalui peningkatan perdagangan dan investasi,” kata Muhammad Luthfi dalam keterangan yang dikutip di Jakarta, Rabu.

Kunjungan kerja itu dilakukan bersama Menteri Investasi Bahlil Lahadalia selama sembilan hari terhitung sejak 9-18 Juli 2021.

BACA JUGA : Di Athena, Ribuan Orang Berdemonstrasi Tentang Vaksinasi COVID-19 – Noktahmerah.com

Amerika Serikat, kata Mendag Lutfi, merupakan salah satu mitra dagang utama Indonesia dengan total perdagangan kedua negara mencapai 27,2 miliar dolar AS pada 2020.

Dari nilai tersebut, ekspor Indonesia ke Amerika Serikat sebesar 18,62 miliar dolar AS. Sedangkan impor Indonesia dari Amerika Serikat sebesar 8,58 miliar dolar AS.

BACA JUGA : Siswa dari Dua Sekolah di Balikpapan Ikuti Program Vaksin Pelajar Nasional – Imperiumdaily.com

Neraca perdagangan Indonesia terhadap Amerika Serikat mengalami surplus sebesar 10,04 miliar dolar AS sepanjang tahun 2020.

Kegiatan hari pertama, Minggu (11/7), mereka langsung mengadakan pertemuan dengan pejabat perwakilan Indonesia di negara tersebut.

BACA JUGA : Uni Eropa Tak Putuskan Rekomendasi Pencampuran Vaksin COVID – Beritaloka.com

Pertemuan itu membahas peran ekonomi digital terhadap perekonomian nasional dan potensi sektor ekonomi digital di Indonesia.

Menteri Luthfi juga mendorong para pejabat perwakilan Indonesia di Amerika Serikat untuk menggali potensi ekonomi digital Tanah Air di negara tersebut.

BACA JUGA : Terdampak Pandemi, Pedangdut Magetan Jualan Pecel – Dangdutpro.com

“Kontribusi ekonomi digital Indonesia masih relatif kecil terhadap ekonomi nasional. Namun, saat ini pertumbuhan ekonomi digital telah berkembang sangat pesat,” papar Lutfi.

Lebih lanjut dia mengungkapkan pertumbuhan ekonomi digital Indonesia berpotensi meningkat hingga delapan kali lipat pada 2030.

Pada hari berikutnya, Senin (12/7), kedua menteri itu bersama CEOIndonesia Investment Authority Ridha Wirakusumah mengadakan pertemuan dengan COO US International Development Finance Corporation David Marchick.

Investasi Berbagai Sektor

Mereka membahas sovereign wealth fund dan potensi peningkatan investasi di berbagai sektor di Indonesia, antara lain sektor teknologi; gender dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM); serta perubahan iklim dan vaksin COVID-19.

Selanjutnya, Menteri Lutfi juga mengadakan pertemuan dengan CEO US-Asean Business Council Alex Feldman.

Pertemuan itu membahas berbagai isu perdagangan dan investasi, tren perdagangan global, dan penanganan pandemi COVID-19. Dari hasil pertemuan itu, mereka sepakat untuk meningkatkan kerja sama ekonomi Indonesia – Amerika Serikat ke level berikutnya.

Mengakhiri agenda kunjungan kerja hari kedua, Menteri Lutfi bersama CEO Indonesia Investment Authority melaksanakan pertemuan dengan Managing Director International Finance Corporation Makhtar Diop.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Lutfi menyampaikan komitmennya untuk mempercepat pencapaian target netral karbon melalui industri yang ramah lingkungan.

Selain itu, pertemuan juga membahas kerja sama pengembangan industri logam ramah lingkungan dan kerja sama dalam penanganan pandemi COVID-19 di Indonesia.

“Indonesia saat ini tengah bertransformasi dari negara penghasil barang mentah menjadi negara penghasil barang bernilai tambah dan berteknologi tinggi. Untuk itu, pemerintah akan terus mendorong pengembangan industri yang ramah lingkungan di Indonesia terutama di industri logam,” ujar Lutfi.(lal)

- Advertisement -spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img

BERITA POPULAR