Sabtu, Mei 28, 2022
BerandaNewsMetropolitanMegawati Kenang Cerita Bung Karno Naik Kuda Jinak

Megawati Kenang Cerita Bung Karno Naik Kuda Jinak

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Presiden Kelima RI Megawati Soekarnoputri mengisahkan mengenai peristiwa di balik Proklamator RI Soekarno atau Bung Karno naik di atas kuda jinak yang hanya terjadi sekali dalam hidupnya.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Hal itu disampaikan Megawati saat berpidato pada peresmian patung Bung Karno, di halaman depan Kantor Kementerian Pertahanan, di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Minggu (6/6).

BACA JUGA: Megawati-Prabowo Resmikan Patung Bung Karno di Jakarta

Menurut Megawati, cerita Bung Karno naik kuda jinak tersebut didengarnya langsung dari Ibundanya, Fatmawati Soekarno.

“Saya dengar ceritanya dari ibu saya, waktu itu sangat panik. Karena seperti apa yang dikatakan, (Bung Karno, Red) tidak tahu bagaimana menunggang kuda,” kata Megawati.

Megawati menceritakan berdasarkan cerita ibundanya, saat itu Soekarno sebagai Presiden, meminta untuk dicarikan kuda yang jinak.

“Saya tidak dapat membayangkan mendengar cerita ibu saya itu, bagaimana seorang panglima tertinggi kudanya itu jinak. Tentunya, seharusnya (kudanya) garang ya,” ujar Megawati sambil tersenyum.

Dia mengatakan, setelah Bung Karno akhirnya bisa menunggang kuda, maka sang ayah akhirnya melakukan pemeriksaan terhadap kesiapan prajurit TNI.

BACA JUGA: Gua Soekarno Sumenep Karya Penggemar Berat Proklamator

Momen tersebut terjadi dalam sebuah peringatan ulang tahun angkatan perang republik.

“Disebut Angkatan Perang pada waktu itu dan sekarang menjadi Tentara Nasional Indonesia,” kata Megawati yang merupakan putri Proklamator RI Soekarno.

Dalam peresmian patung Bung Karno tersebut, Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo bercerita Bung Karno harus berlatih naik kuda selama tiga hari.

Menurut dia, kejadian itu ketika pimpinan angkatan perang RI saat itu meminta kesediaan beliau menghadiri upacara peringatan hari ulang tahun pertama di tahun 1946.

Dalam kesempatan tersebut, Megawati hadir bersama anggota keluarganya, yaitu putranya Prananda Prabowo bersama istri Nancy Prananda, dan Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto.

Menhan Prabowo Subianto hadir dengan didampingi jajaran pejabat di Kemhan.

Selain itu, sejumlah pejabat negara ikut hadir, antara lain Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, Menteri Kelautan dan Perikanan Wahyu Trenggono, Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa, Kepala BIN Budi Gunawan, serta para wakil kepala staf angkatan.(lna)


BERITA KHUSUS

Logo dan Maskot MTQ XXX Jatim 2023 Segera Rilis, Gus Ipul Apresiasi Karya Para Desainer

NUSADAILY.COM – PASURUAN – Pemerintah Kota (Pemkot) Pasuruan bakal segera memperkenalkan logo dan maskot ajang Musabaqah Tilawatil Qur'an ke XXX Jawa Timur tahun 2023...

BERITA TERBARU

Update! Siswi SMP Ngawi Kabur, Netizen: Infonya Udah Ketemu Keluarga Lur

NUSADAILY.COM – NGAWI – Seorang siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) melarikan diri dari rumah Jumat, 27 Mei 2022, sekitar subuh dan viral di media...
@nusadaily.com Ning Ita Dampingi Anak Penderita Thalasemia jalani Transfusi Darah #tiktokberita ♬ original sound - Nusa Daily

NUSADAILY.COM - JAKARTA - Presiden Kelima RI Megawati Soekarnoputri mengisahkan mengenai peristiwa di balik Proklamator RI Soekarno atau Bung Karno naik di atas kuda jinak yang hanya terjadi sekali dalam hidupnya.

Hal itu disampaikan Megawati saat berpidato pada peresmian patung Bung Karno, di halaman depan Kantor Kementerian Pertahanan, di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Minggu (6/6).

BACA JUGA: Megawati-Prabowo Resmikan Patung Bung Karno di Jakarta

Menurut Megawati, cerita Bung Karno naik kuda jinak tersebut didengarnya langsung dari Ibundanya, Fatmawati Soekarno.

"Saya dengar ceritanya dari ibu saya, waktu itu sangat panik. Karena seperti apa yang dikatakan, (Bung Karno, Red) tidak tahu bagaimana menunggang kuda," kata Megawati.

Megawati menceritakan berdasarkan cerita ibundanya, saat itu Soekarno sebagai Presiden, meminta untuk dicarikan kuda yang jinak.

"Saya tidak dapat membayangkan mendengar cerita ibu saya itu, bagaimana seorang panglima tertinggi kudanya itu jinak. Tentunya, seharusnya (kudanya) garang ya," ujar Megawati sambil tersenyum.

Dia mengatakan, setelah Bung Karno akhirnya bisa menunggang kuda, maka sang ayah akhirnya melakukan pemeriksaan terhadap kesiapan prajurit TNI.

BACA JUGA: Gua Soekarno Sumenep Karya Penggemar Berat Proklamator

Momen tersebut terjadi dalam sebuah peringatan ulang tahun angkatan perang republik.

"Disebut Angkatan Perang pada waktu itu dan sekarang menjadi Tentara Nasional Indonesia," kata Megawati yang merupakan putri Proklamator RI Soekarno.

Dalam peresmian patung Bung Karno tersebut, Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo bercerita Bung Karno harus berlatih naik kuda selama tiga hari.

Menurut dia, kejadian itu ketika pimpinan angkatan perang RI saat itu meminta kesediaan beliau menghadiri upacara peringatan hari ulang tahun pertama di tahun 1946.

Dalam kesempatan tersebut, Megawati hadir bersama anggota keluarganya, yaitu putranya Prananda Prabowo bersama istri Nancy Prananda, dan Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto.

Menhan Prabowo Subianto hadir dengan didampingi jajaran pejabat di Kemhan.

Selain itu, sejumlah pejabat negara ikut hadir, antara lain Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, Menteri Kelautan dan Perikanan Wahyu Trenggono, Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa, Kepala BIN Budi Gunawan, serta para wakil kepala staf angkatan.(lna)