Sabtu, Oktober 23, 2021
BerandaNewsMetropolitanMaskapai Garuda Optimalkan Bisnis Angkutan Logistik Ekspor

Maskapai Garuda Optimalkan Bisnis Angkutan Logistik Ekspor

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia akan mengoptimalkan bisnis angkutan logistik ekspor sebagai langkah mempercepat pemulihan kinerja perseroan.

BACA JUGA : Nilai Ekspor Pertanian Asal Jambi Capai Rp2,9 Triliun – Nusadaily.com

“Tren pertumbuhan sektor ekspor nasional menjadi momentum penting bagi upaya optimalisasi lini bisnis penunjang yang dijalankan Perusahaan di tengah tekanan kinerja usaha imbas pandemi COVID-19, terutama melalui bisnis kargo dan charter,” kata Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.

Berdasarkan laporan Badan Pusat Statistik, konsistensi peningkatan trafik ekspor Indonesia tumbuh sebesar 54,46 persen pada Juni 2021 bila dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

BACA JUGA : KKP Membuka Peluang Ekspor Langsung Produk Perikanan Manado ke Thailand – Imperiumdaily.com

Irfan optimistis pertumbuhan sektor ekspor Indonesia akan bergerak positif dan meningkatkan, sehingga berdampak terhadap bisnis perseroan ke depan.

Hingga Mei 2021, Garuda Indonesia Grup membukukan pertumbuhan angkutan kargo hingga 35 persen dibandingkan periode yang sama pada 2020.

BACA JUGA : Ekspor Produk Kerajinan ke Jepang Menembus 10,32 Juta Dolar AS – Noktahmerah.com

Konsistensi tersebut sejalan dengan kinerja bisnis kargo pada akhir tahun lalu. Perusahaan berhasil mencatatkan angkutan trafik kargo udara yang menyentuh level 99 persen dari performa angkutan kargo pada periode sebelum pandemi.

Garuda Indonesia akan terus mengoptimalkan utilisasi armada bagi perluasan jaringan penerbangan kargo guna menunjang aktivitas direct call komoditas ekspor unggulan dan UMKM di Indonesia, salah satunya melalui pengoperasian dua armada passenger freighter yang kini melayani sejumlah penerbangan kargo domestik maupun internasional.

BACA JUGA : Ekspor Vanili Alor Capai Rp1,4 Miliar Selama Januari-Juni – Beritaloka.com

“Kini lini bisnis kargo menjadi salah satu tumpuan utama pendapatan usaha Garuda Indonesia di tengah penurunan trafik angkutan penumpang yang terjadi imbas kondisi pandemi yang berlangsung sejak tahun lalu,” ujar Irfan.

Pendapatan Penerbangan

Dalam laporan keuangan tahun buku 2020, Garuda Indonesia mencatatkan pendapatan usaha sebesar 1,4 miliar dolar AS yang ditunjang oleh pendapatan penerbangan berjadwal sebesar 1,2 miliar dolar AS, pendapatan penerbangan tidak berjadwal 77 juta dolar AS, dan lini pendapatan lainnya sebesar 214 juta dolar AS.

BACA JUGA : Terdampak Pandemi, Pedangdut Magetan Jualan Pecel – Dangdutpro.com

Maskapai pelat merah itu juga mencatatkan penurunan beban operasional penerbangan sebesar 35,13 persen menjadi 1,6 miliar dolar AS dibandingkan tahun 2019 lalu yang sebesar 2,5 miliar dolar AS.

“Garuda Indonesia optimistis dapat semakin agile dan adaptif dalam menjawab tantangan industri penerbangan ke depannya,” ucap Irfan.(lal)

- Advertisement -spot_img
Nusa Magz Edisi 46

BERITA POPULAR

- Advertisement -spot_img

BERITA KHUSUS

@nusadaily.com

Akhir-akhir ini Kota Malang panas banget nih, ngadem dulu yuk🍦🍦 ##tiktoktaiment

♬ Happy Ukulele - VensAdamsAudio

LIFESTYLE

Bali

Kabar Gembira, Kawasan Wisata GWK Cultural Park Buka Kembali

0
NUSADAILY.COM - BADUNG - Kawasan pariwisata Garuda Wisnu Kencana (GWK) Cultural Park di Kabupaten Badung, Bali, buka kembali untuk kunjungan bagi wisatawan setelah ditutup sejak bulan...