Jumat, Januari 21, 2022

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaNewsMetropolitanLestari Moerdijat: Pertimbangkan Sistem Pembelajaran Adaptif Terhadap Penyebaran Covid-19

Lestari Moerdijat: Pertimbangkan Sistem Pembelajaran Adaptif Terhadap Penyebaran Covid-19

NUSADAILY.COM – JAKARTA -Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat dalam menyikapi pembelajaran tatap muka (PTM) dimasa pandemi menegaskan perlu dipertimbangkan sistem pembelajaran yang adaptif saat penyebaran Covid-19 meningkat kembali. Dikatakan, tren peningkatan kasus positif korona harus diantisipasi dengan peningkatan testing, tracing dan disiplin protokol kesehatan (Prokes). 

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

“Beberapa hari terakhir tren jumlah kasus positif Covid-19 di DKI Jakarta meningkat, sementara mulai berlangsung pelaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM). Untuk menekan risiko penularan pada pelaksanaan PTM, pola pembelajaran kombinasi daring dan tatap muka bisa dilakukan,” ucap politisi perempuan yang akrab disapa Rerie itu dalam keterangan resminya kepada wartawan, Jumat (14/1/2022).

Ia juga menilai, penerapan kombinasi belajar daring dan tatap muka itu juga harus dibarengi dengan upaya membentuk mekanisme PTM yang aman dari risiko paparan Covid-19 bagi para peserta didik dan pengajar. 

Disebutkan, Kamis kemarin, Pemerintah melaporkan kasus baru positif korona sebanyak 646.  Provinsi melaporkan kasus tertinggi adalah DKI Jakarta.

“Evaluasi terukur terhadap pelaksanaan PTM di saat tren kasus positif Covid-19 yang meningkat harus terus  dilakukan untuk menekan risiko meluasnya penyebaran virus korona,”  ucap Ririe.

Disamping itu, kata Reire, pola pembelajaran yang adaptif terhadap kondisi penyebaran virus korona di setiap wilayah diharapkan tetap mampu memenuhi pencapaian standar akademis yang diharapkan dalam kurikulum. 

Dia meminta seluruh pemangku kepentingan di pusat dan daerah berupaya bersama-sama melakukan pengendalian penyebaran Covid-19 dengan konsisten agar masyarakat mampu menjalankan kegiatan kesehariannya dengan aman. 

“Dengan sistem pengendalian Covid-19 yang terukur, sejumlah kegiatan seperti belajar dan bekerja bisa dilakukan secara aman dengan risiko yang terukur,” ujarnya.

Saat tren jumlah kasus Covid-19 yang mulai meningkat, sambung Rerie, upaya peningkatan jumlah testing dan tracing juga harus direalisasikan. Demikian pula, dengan peningkatan disiplin penerapan protokol kesehatan oleh masyarakat, seperti memakai masker, menjaga jarak dan menghindari kerumunan.

“Upaya pencegahan dalam bentuk meningkatkan kembali vaksinasi kelompok-kelompok rentan juga harus dilakukan, agar tren peningkatan kasus positif Covid-19 kali ini tidak dibarengi dengan peningkatan korban jiwa,” Pungkasnya.(sir/wan)

spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
@nusadaily.com

Perampok di Sukun Malang Tertangkap di Taman Dayu Pandaan ##tiktokberita

♬ original sound - Nusa Daily