Rabu, September 28, 2022
BerandaNewsMetropolitanKuasa Hukum Brigadir J: Penetapan Bharada E Terlambat, Namun Harus Diapresiasi

Kuasa Hukum Brigadir J: Penetapan Bharada E Terlambat, Namun Harus Diapresiasi

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Kuasa Hukum Keluarga Brigadir Yoshua Hutabarat (Birgadir J) Komaruddin Simanjuntak menilai penetapan tersangka Bharada E oleh penyidik Bareskrim Polri terlambat. ia juga mengatakan seharusnya penetapan itu dilakukan dihari pertama peristiwa penembakan itu terjadi.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

“Sesungguhnya, dari hari pertama 8 Juli 2022, Bharada E seharusnya sudah wajib jadi tersangka,” ucapnya saat dihubungi Nusadaily.com, Kamis (4/8/2022). Namun demikian, dia tetap memberikan apresiasi kepada tim khusus  penyidik Bareskrim Polri itu, atas ditetapkannya satu orang tersangka.

“Sekalipun terlambat sikap dan tindakan Penyidik menetapkan satu  orang tersangka patut kita apreasiasi,” kata Komaruddin.

Ia juga meyakini, setelah ada satu tersangka yang telah ditetapkan, pastinya akan ada tersangka lain. Keyakinannya itu berdasarkan pada Pasal 55 Jo 56 KUHP. “Saya yakin berdasarkan bukti awal, segera akan ada tersangka lainnya berdasarkan  penerapan pasal 55 jo 56 KUHP,” jelasnya

Komaruddin menilai satu pasal memang sudah terpenuhi yaitu pasal 338 KUHP. Namun disayangkan penyidik tidak menjerat tersangka dengan pasal 340 KUHP.

“Penyidik seharusnya memakai pasal yang benar yaitu pasal 340 KUHP jo Pasal 338 KUHP jo Pasal 351 KUHP ayat (3) jo Pasal 55 KUHP jo Pasal 56 KUHP, sesuai pasal yang kami laporkan,” pungkasnya.

Seperti diberitakan, Mabes Polri akhirnya menetapkan Bharada Richard Eliezer atau Bharada E sebagai tersangka dalam kasus saling tembak sesama polisi yang menewaskan Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J di rumah Irjen Pol Ferdy Sambo di Duren Tiga, Jakarta Selatan.

Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri, Brigjen Pol Andi Rian Djajadi mengungkapkan Bharada E sebagai tersangka dengan sangkaan Pasal 338 juncto Pasal 55 dan Pasal 56 KUHP. ‘’Kami menetapkan Bharada E sebagai tersangka sesuai Pasal 338 KUHP juncto Pasal 55 dan 56 KUHP,” kata Andi Rian di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (3/8/2022) malam. (sir/tya)

BERITA KHUSUS

Tujuh Poktan Situbondo Bakal Dapat Bantuan Alat Jemur Tembakau

NUSADAILY.COM - SITUBONDO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo menggelontorkan anggaran dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT) tahun 2022 sekitar Rp180 juta. Duit jumbo...

BERITA TERBARU

Karier Harry Maguire di MU Sudah di Ujung Tanduk?

NUSADAILY.COM - MANCHESTER - Legenda Liverpool, Jamie Carragher beri kritik kepada Harry Maguire. Katanya, bek tengah itu sudah habis waktunya di Manchester United untuk...