Kamis, Desember 9, 2021

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaNewsMetropolitanKKP Tambah Destinasi Wisata di Kawasan Mangrove

KKP Tambah Destinasi Wisata di Kawasan Mangrove

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Kementerian Kelautan dan Perikanan menambah destinasi wisata alam berupa tracking atau selasar mangrove seiring program rehabilitasi kawasan mangrove yang dilakukan di Desa Silo Baru, Kecamatan Silau Laut, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

“Program rehabilitasi kawasan mangrove ini digandengkan dengan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Padat Karya yang melibatkan masyarakat dalam pembangunannya,” kata Plt Dirjen Pengelolaan Ruang Laut (PRL) KKP Tb Haeru Rahayu dalam siaran pers di Jakarta, Rabu.

BACA JUGA : Tahun 2020, KLHK Berhasil Rehabilitasi 17 Ribu Hektare Lahan Kritis Mangrove – Nusadaily.com

Tb Haeru mengemukakan selasar mangrove tersebut termasuk dari pelaksanaan program Pusat Restorasi dan Pengembangan Ekosistem Pesisir (PRPEP).

Ia mengatakan PRPEP merupakan program KKP yang ditujukan untuk restorasi alam sekaligus difungsikan sebagai destinasi wisata terbatas.

Ia berpendapat bahwa, mangrove tidak hanya memiliki nilai visual, tetapi juga menyimpan nilai edukasi dan ekonomi.

“Selain tracking mangrove, KKP sebelumnya juga membangun nursery mangrove di Asahan untuk melengkapi rehabilitasi hutan mangrove yang cukup besar potensinya di Asahan,” ucapnya.

BACA JUGA : Pulau Setan, Pulau Indah yang Jauh Dari Kesan Seram – Noktahmerah.com

Kepala Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut (BPSPL) Padang, Mudatstsir mengapresiasi semua pihak yang terlibat dalam pembangunan PRPEP di Desa Silo Baru, Kecamatan Silo Laut, Kabupaten Asahan.

“Selama lebih kurang 56 hari kerja, masyarakat sejak siang bahkan malam hari, berperan aktif dalam pembangunan tracking di Silo Baru. Ini luar biasa mengingat medan yang lebih sulit dari empat lokasi pembangunan tracking lainnya,” ujar Mudatstsir.

Mangrove Diharap Dapat Berkembang

Sementara itu, Kepala Bidang Pengendalian Usaha Perikanan Dinas Perikanan Asahan Tommy Prasetya mengutarakan harapannya agar selasar mangrove di Asahan bisa berkembang menjadi destinasi utama yang lengkap di Asahan.

BACA JUGA : KKP Resmikan Wisata Mangrove PRPEP Singkawang Kalbar – Imperiumdaily.com

“Kita berharap ini bisa menjadi destinasi utama untuk kunjungan berwisata bagi masyarakat Asahan. Jadi pusat edukasi lingkungan, edukasi mangrove bagi semua kalangan karena mangrove ini tidak hanya menyajikan pemandangan, tapi juga potensi yang bisa di kelola sebagai bahan dasar makanan seperti sirup dodol dan lain-lain,” jelas Tommy.

Pengembangan hutan mangrove di Kabupaten Asahan ini pun turut didukung oleh Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Asahan. Selain bantuan dari KKP, kawasan di sekitar tracking juga akan disulap Pemda Kabupaten Asahan bersama masyarakat menjadi wisata hutan mangrove yang lengkap dengan kuliner dengan mengusung konsep ekowisata yang mengedepankan aspek konservasi alam, pemberdayaan sosial budaya ekonomi masyarakat lokal.(lal)

- Advertisement -spot_img
@nusadaily.com

Peningkatan aktivitas gunung Semeru ##tiktokberita

♬ suara asli - Nusa Daily