Minggu, Mei 29, 2022
BerandaNewsMetropolitanKKP Berhasil Bebaskan Nelayan Indonesia Asal Tanjung Balai Asahan

KKP Berhasil Bebaskan Nelayan Indonesia Asal Tanjung Balai Asahan

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Di tengah kewaspadaan pandemi Covid-19, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP), membebaskan nelayan Indonesia yang ditangkap oleh Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia (APMM) dari Selangor, Malaysia.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

“Kami berhasil membebaskan KM. Lusyani yang diawaki lima orang nelayan asal Tanjung Balai Asahan, yang sebelumnya ditangkap oleh KM Petir milik aparat APMM pada tanggal 18 Maret 2020 di DM 4 Port Klang atau Selangor,” papar Direktur Jenderal PSDKP, Tb. Haeru Rahayu di Jakarta, Minggu 22 Maret 2020.

“Ini juga menunjukkan kapal pengawas KKP tidak hanya sebagai garda terdepan dalam memberantas illegal fishing oleh kapal ikan asing, tetapi juga memberikan perlindungan dan rasa nyaman kepada nelayan Indonesia,” imbuhnya.

Lebih lanjut, di tempat terpisah, Direktur Pemantauan dan Operasi Armada, Pung Nugroho Saksono menjelaskan, Ditjen PSDKP pertama kali memperoleh informasi tentang penangkapan nelayan Indonesia oleh aparat Malaysia pada tanggal 19 Maret 2020 malam.

“Kapal Indonesia ini telah masuk ke wilayah Malaysia dan bukan di wilayah unresolved area, ada mekanisme yang diatur dalam MoU Common Guidelines,” tutur Pung.

Oleh karena itu, berbekal hubungan baik dengan pihak Malaysia, Ditjen PSDKP-KKP kemudian meminta para nelayan dibebaskan dengan pertimbangan nelayan kecil dan terdapat satu orang ABK dalam keadaan sakit. (via)

BERITA KHUSUS

Logo dan Maskot MTQ XXX Jatim 2023 Segera Rilis, Gus Ipul Apresiasi Karya Para Desainer

NUSADAILY.COM – PASURUAN – Pemerintah Kota (Pemkot) Pasuruan bakal segera memperkenalkan logo dan maskot ajang Musabaqah Tilawatil Qur'an ke XXX Jawa Timur tahun 2023...

BERITA TERBARU

Waspada! Virus Hendra Berpotensi Jadi Pandemi, Ini Gejala dan Penularannya

NUSADAILY.COM - JAKARTA - Virus Hendra disebut berpotensi menjadi pandemi di masa mendatang. Ahli epidemiologi Dicky Budiman dari Universitas Griffith Australia menilai potensinya sama...
@nusadaily.com Ning Ita Dampingi Anak Penderita Thalasemia jalani Transfusi Darah #tiktokberita ♬ original sound - Nusa Daily

NUSADAILY.COM - JAKARTA - Di tengah kewaspadaan pandemi Covid-19, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP), membebaskan nelayan Indonesia yang ditangkap oleh Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia (APMM) dari Selangor, Malaysia.

"Kami berhasil membebaskan KM. Lusyani yang diawaki lima orang nelayan asal Tanjung Balai Asahan, yang sebelumnya ditangkap oleh KM Petir milik aparat APMM pada tanggal 18 Maret 2020 di DM 4 Port Klang atau Selangor," papar Direktur Jenderal PSDKP, Tb. Haeru Rahayu di Jakarta, Minggu 22 Maret 2020.

"Ini juga menunjukkan kapal pengawas KKP tidak hanya sebagai garda terdepan dalam memberantas illegal fishing oleh kapal ikan asing, tetapi juga memberikan perlindungan dan rasa nyaman kepada nelayan Indonesia," imbuhnya.

Lebih lanjut, di tempat terpisah, Direktur Pemantauan dan Operasi Armada, Pung Nugroho Saksono menjelaskan, Ditjen PSDKP pertama kali memperoleh informasi tentang penangkapan nelayan Indonesia oleh aparat Malaysia pada tanggal 19 Maret 2020 malam.

"Kapal Indonesia ini telah masuk ke wilayah Malaysia dan bukan di wilayah unresolved area, ada mekanisme yang diatur dalam MoU Common Guidelines," tutur Pung.

Oleh karena itu, berbekal hubungan baik dengan pihak Malaysia, Ditjen PSDKP-KKP kemudian meminta para nelayan dibebaskan dengan pertimbangan nelayan kecil dan terdapat satu orang ABK dalam keadaan sakit. (via)