Senin, Agustus 15, 2022
BerandaNewsMetropolitanKI Pusat Minta Badan Publik Lakukan Keterbukaan Informasi

KI Pusat Minta Badan Publik Lakukan Keterbukaan Informasi

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Ketua Komisi Informasi (KI) Pusat Gede Narayana mengatakan Jika Keterbukaan informasi publik adalah kebutuhan mendesak yang harus dipenuhi setiap Badan Publik (BP) di Indonesia.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Oleh karena itu, kata Gede Narayana, sejak berdirinya KI pada tahun 2009 silam, monitoring dan evaluasi (Monev) KIP BP dilakukan setiap setahun sekali.

Hal tersebut diungkapkan saat dirinya membuka acara Diskusi Catatan Akhir Tahun dan Peluncuran Buku Transformasi Monev, Senin (29/11/2021) di Bekasi, Jawa Barat.

“Hingga tahun ini kami telah melaksanakan monitoring evaluasi sebanyak 11 kali,” ucap Gede Narayana.

BACA JUGA: KI Pusat: Pandemi Bukan Hambatan Bagi Akses Informasi Publik

Dalam kesempatan itu juga, Gede menuturkan jika Monev ini dilaksanakan secara terukur, objektif, transparan, akuntabilitas, dan tidak ada ruang untuk memanipulasi hasil Monev KIP BP.

“Monev KIP BP dari tahun ketahun menunjukan hasil yang baik, dan harapannya hasil Monev KIP BP tahun ini lebih baik dari tahun kemarin,” tutupnya.

BACA JUGA: Bali Raih Nilai Indeks Keterbukaan Informasi Publik Terbaik Nasional

Ditegaskan pula bahwa Monev KI BP ini diselenggarakan bukan sebagai ajang kontestasi, namun bertujuan untuk memotret sejauh mana KIP diterapkan oleh BP di Indonesia.

“Tidak ada kontestasi, tidak ada pemenang. Hasilnya sudah kita sampaikan ke publik, publik bisa melihat yang ada di website kami,” tegas Gede.(sir/lna)

BERITA KHUSUS

Gebyar Merah Putih, Pemkot Malang Pasang Belasan Ribu Bendera

NUSADAILY.COM – KOTA MALANG – Apel pagi jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Malang kental dengan nuansa kebangsaan, Senin (15/8/2022). Pasalnya, pada momen tersebut turut dilangsungkan...

BERITA TERBARU

Tercebur Kubangan saat Cari Ikan, Bocah SD Asal Gedeg Mojokerto Tewas Tenggelam

NUSADAILY.COM – MOJOKERTO – Peristiwa nahas menimpa AR, seorang bocah asal Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto. Bocah kelas 3 SD itu ditemukan tenggelam di dalam...