Kamis, September 29, 2022
BerandaNewsMetropolitanKenapa Gundukan Melintang di Jalan Disebut 'Polisi Tidur'? Ternyata Begini Awalnya

Kenapa Gundukan Melintang di Jalan Disebut ‘Polisi Tidur’? Ternyata Begini Awalnya

“Pada pemasangan berulang, jarak antar-speed bump sebesar 90 m (sembilan puluh meter) sampai dengan 150 m (seratus lima puluh meter) pada jalan lurus,” bunyi butir pertama pasal 40A ayat 1.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Ayat tersebut juga menambahkan, jarak pemasangan sebelum mendekati persimpangan, alinyemen horizontal, dan/ atau alinyemen vertikal sebesar 60 meter.

BACA JUGA: Polisi Tidur Depan Rumdin Wabup Magetan Dapat Banyak Hujatan, Tapi Masih Bertahan

Tidak hanya mengenai jarak pasang, Permen tersebut juga menyebutkan secara detil mengenai bentuk dan ukuran ‘polisi tidur’ dan alat pembatas kecepatan lainnya. Dalam pasal 3 ayat 3 menyebutkan, speed bump berbentuk penampang melintang dan terbuat dari bahan badan jalan, karet, atau bahan lainnya yang memiliki kinerja serupa.

“Ukuran tinggi antara 5 cm (lima sentimeter) sampai dengan 9 cm (sembilan sentimeter), lebar total antara 35 cm (tiga puluh lima sentimeter) sampai dengan 39 cm (tiga puluh sembilan sentimeter) dengan kelandaian paling tinggi 50% (lima puluh persen),” bunyi butir 2 pada ayat 3 tersebut.

“Kombinasi warna kuning atau putih dan warna hitam berukuran antara 25 cm (dua puluh lima sentimeter) sampai dengan 50 cm (lima puluh sentimeter),” bunyi butir 3 pada ayat 3 tersebut.(eky)

BERITA KHUSUS

Tujuh Poktan Situbondo Bakal Dapat Bantuan Alat Jemur Tembakau

NUSADAILY.COM - SITUBONDO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo menggelontorkan anggaran dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT) tahun 2022 sekitar Rp180 juta. Duit jumbo...

BERITA TERBARU

Sepi Pengunjung, Begini Nasib Roy Sekarang di Citayam Fashion Week

NUSADAILY.COM - JAKARTA - Roy yang dulu mejeng di Citayam Fashion Week saat ini hidup dalam kebingungan. Brand yang dulu menghubunginya untuk bekerja sama...