Senin, Juni 27, 2022
BerandaNewsMetropolitanKemenkumham Perbarui Ketentuan Izin Tinggal Kunjungan WNA di Indonesia

Kemenkumham Perbarui Ketentuan Izin Tinggal Kunjungan WNA di Indonesia

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) memperbarui ketentuan izin tinggal kunjungan warga negara asing (WNA) di Indonesia yang mulai berlaku 12 Mei 2022.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Dikutip dari akun Instagram @ditjen_imigrasi, Jumat (13/5), setidaknya terdapat empat ketentuan yang diatur.

BACA JUGA : Viral WNA Telanjang di Pohon Pura Babakan Bali, Polisi Lakukan Pencarian

Pertama, orang asing dengan visa 211 selama 60 hari dapat mengajukan perpanjangan izin tinggal kunjungan I untuk 60 hari dan dapat diperpanjang menjadi izin tinggal kunjungan 2 untuk 60 hari (Total 180 hari).

Kedua, izin tinggal kunjungan 1 dan 2 dilakukan perekaman biometrik di kantor Imigrasi. Ketiga, biaya permohonan izin tinggal kunjungan (60 hari) sebesar Rp2.000.000 sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor: 9/PMK.02/2022.

BACA JUGA : Bamsoet Minta Kemenlu Tutup Pintu Masuk Bagi WNA

Terakhir, pemberian izin tinggal kunjungan tidak boleh melebihi 180 hari.

“Visa on Arrival (30 hari) dapat diperpanjang satu kali untuk 30 hari dengan tarif Rp500.000,” sebagaimana dikutip dari akun Instagram @ditjen_imigrasi.

BACA JUGA : Perizinan WNA Masuk Indonesia Dorong Proyek Strategis di Kepri

Kemenkumham memperluas cakupan kebijakan pemberian bebas visa kunjungan serta visa kunjungan saat kedatangan atau Visa on Arrival (VoA) khusus wisata bagi wisatawan asing dari 43 negara.

Sesuai aturan baru, orang asing bisa masuk ke Indonesia dengan melalui 19 Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) yang telah ditetapkan antara lain tujuh bandara, delapan pelabuhan, dan empat pos lintas batas yang ditunjuk sebagai pintu masuk untuk subjek bebas visa kunjungan khusus wisata.

Adapun negara-negara yang dimaksud antara lain Afrika Selatan, Amerika Serikat, Arab Saudi, Argentina, Australia, Belanda, Belgia, Brazil, dan Brunei Darussalam.(lal)

BERITA KHUSUS

Ada Penampakan Kuntilanak di Acara Gowes HUT ke-104 Kota Mojokerto

NUSADAILY.COM – MOJOKERTO – Masih dalam rentetan HUT ke 104 Kota Mojokerto, kali ini ribuan masyarakat berpartisipasi ramaikan gowes bersama Gubernur Jawa Timur, Khofifah...

BERITA TERBARU

Kenapa Gundukan Melintang di Jalan Disebut ‘Polisi Tidur’? Ternyata Begini Awalnya

NUSADAILY.COM - JAKARTA - 'Polisi tidur' di daerah Tangerang jadi sorotan. Sebuah video yang viral di media sosial menunjukkan ada jejeran 'polisi tidur' yang...

NUSADAILY.COM - JAKARTA - Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) memperbarui ketentuan izin tinggal kunjungan warga negara asing (WNA) di Indonesia yang mulai berlaku 12 Mei 2022.

Dikutip dari akun Instagram @ditjen_imigrasi, Jumat (13/5), setidaknya terdapat empat ketentuan yang diatur.

BACA JUGA : Viral WNA Telanjang di Pohon Pura Babakan Bali, Polisi Lakukan Pencarian

Pertama, orang asing dengan visa 211 selama 60 hari dapat mengajukan perpanjangan izin tinggal kunjungan I untuk 60 hari dan dapat diperpanjang menjadi izin tinggal kunjungan 2 untuk 60 hari (Total 180 hari).

Kedua, izin tinggal kunjungan 1 dan 2 dilakukan perekaman biometrik di kantor Imigrasi. Ketiga, biaya permohonan izin tinggal kunjungan (60 hari) sebesar Rp2.000.000 sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor: 9/PMK.02/2022.

BACA JUGA : Bamsoet Minta Kemenlu Tutup Pintu Masuk Bagi WNA

Terakhir, pemberian izin tinggal kunjungan tidak boleh melebihi 180 hari.

"Visa on Arrival (30 hari) dapat diperpanjang satu kali untuk 30 hari dengan tarif Rp500.000," sebagaimana dikutip dari akun Instagram @ditjen_imigrasi.

BACA JUGA : Perizinan WNA Masuk Indonesia Dorong Proyek Strategis di Kepri

Kemenkumham memperluas cakupan kebijakan pemberian bebas visa kunjungan serta visa kunjungan saat kedatangan atau Visa on Arrival (VoA) khusus wisata bagi wisatawan asing dari 43 negara.

Sesuai aturan baru, orang asing bisa masuk ke Indonesia dengan melalui 19 Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) yang telah ditetapkan antara lain tujuh bandara, delapan pelabuhan, dan empat pos lintas batas yang ditunjuk sebagai pintu masuk untuk subjek bebas visa kunjungan khusus wisata.

Adapun negara-negara yang dimaksud antara lain Afrika Selatan, Amerika Serikat, Arab Saudi, Argentina, Australia, Belanda, Belgia, Brazil, dan Brunei Darussalam.(lal)