Sabtu, Mei 28, 2022
BerandaNewsMetropolitanKejagung Kirim Bantuan Bagi Korban Bencana NTT

Kejagung Kirim Bantuan Bagi Korban Bencana NTT

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Kejaksaan Agung mengirimkan uang tunai senilai Rp100 juta untuk membantu meringankan beban masyarakat Nusa Tenggera Timur (NTT) yang terdampak bencana alam akibat badai Seroja yang menimbulkan banjir bandang dan longsor.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

BACA JUGA : Korban Meninggal Akibat Banjir Bandang di NTT Mencapai 94 Orang – Nusadaily.com

“Bantuan kemanusiaan itu berupa uang tunai sebesar Rp100 juta,” kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Leonard Simanjuntak, dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Rabu.

Ia menyebutkan, bantuan uang tunai senilai Rp100 juta tersebut disalurkan melalui kepala Kejaksaan Tinggi NTT guna disampaikan kepada keluarga besar Adhyaksa dan masyarakat di Provinsi NTT yang menjadi korban terdampak bencana.

Ia mengatakan, Jaksa Agung, Burhanuddin, beserta jajaran menyampaikan bantuan kemanusiaan program ‘Kejaksaan RI Peduli’ untuk musibah bencana alam yang terjadi di 11 kabupaten/kota di Provinsi NTT.

BACA JUGA : Tercatat 128 Orang Meninggal Dunia Akibat Bencana di NTT – Noktahmerah.com

“Ini merupakan bentuk kepedulian sosial serta wujud rasa solidaritas guna membantu meringankan beban saudara-saudara yang terkena musibah,” kata Simanjuntak.

Hingga Selasa (6/4) kemarin, Badan Nasional Penanggulangan Bencana mencatat jumlah korban bencana banjir bandang dan longsor di NTT dan Bima, Nusa Tenggara Barat mencapai 119 orang, terdiri atas 117 orang meninggal dunia dan 76 orang hilang.

Sedangkan di Bima, NTB dua orang meninggal dunia. Sehingga total korban meninggal dunia di dua provinsi di selatan Indonesia ini sebanyak 119 orang.

BACA JUGA : BNPB: 68 Orang Meninggal Dunia Akibat Bencana di NTT – Beritaloka.com

Sebanyak 938 kepala keluarga atau 2.655 jiwa terdampak. Bencana ini dipicu cuaca ekstrem yang menyebabkan hujan dengan intensitas tinggi. Sehingga terjadi banjir bandang pada Minggu (4/4), pukul 19.00 waktu setempat.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika sejak Jumat (2/4) lalu telah mendeteksi adanya bibit siklon tropis di wilayah NTT. Bibit siklon itu berkembang menjadi siklon tropis yang dinamakan Seroja pada Senin (5/4) dinihari pukul 01.00 WIB.(ros)

BERITA KHUSUS

Logo dan Maskot MTQ XXX Jatim 2023 Segera Rilis, Gus Ipul Apresiasi Karya Para Desainer

NUSADAILY.COM – PASURUAN – Pemerintah Kota (Pemkot) Pasuruan bakal segera memperkenalkan logo dan maskot ajang Musabaqah Tilawatil Qur'an ke XXX Jawa Timur tahun 2023...

BERITA TERBARU

Viral Siswi SMP di Ngawi Minggat, Tinggalkan Sepucuk Surat

NUSADAILY.COM – NGAWI – Seorang siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) bernama Mallika Syifa Addhuha minggat dari rumah pada Jumat, 27 Mei 2022, sekitar subuh....
@nusadaily.com Ning Ita Dampingi Anak Penderita Thalasemia jalani Transfusi Darah #tiktokberita ♬ original sound - Nusa Daily

NUSADAILY.COM - JAKARTA - Kejaksaan Agung mengirimkan uang tunai senilai Rp100 juta untuk membantu meringankan beban masyarakat Nusa Tenggera Timur (NTT) yang terdampak bencana alam akibat badai Seroja yang menimbulkan banjir bandang dan longsor.

BACA JUGA : Korban Meninggal Akibat Banjir Bandang di NTT Mencapai 94 Orang - Nusadaily.com

"Bantuan kemanusiaan itu berupa uang tunai sebesar Rp100 juta," kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Leonard Simanjuntak, dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Rabu.

Ia menyebutkan, bantuan uang tunai senilai Rp100 juta tersebut disalurkan melalui kepala Kejaksaan Tinggi NTT guna disampaikan kepada keluarga besar Adhyaksa dan masyarakat di Provinsi NTT yang menjadi korban terdampak bencana.

Ia mengatakan, Jaksa Agung, Burhanuddin, beserta jajaran menyampaikan bantuan kemanusiaan program 'Kejaksaan RI Peduli' untuk musibah bencana alam yang terjadi di 11 kabupaten/kota di Provinsi NTT.

BACA JUGA : Tercatat 128 Orang Meninggal Dunia Akibat Bencana di NTT - Noktahmerah.com

"Ini merupakan bentuk kepedulian sosial serta wujud rasa solidaritas guna membantu meringankan beban saudara-saudara yang terkena musibah," kata Simanjuntak.

Hingga Selasa (6/4) kemarin, Badan Nasional Penanggulangan Bencana mencatat jumlah korban bencana banjir bandang dan longsor di NTT dan Bima, Nusa Tenggara Barat mencapai 119 orang, terdiri atas 117 orang meninggal dunia dan 76 orang hilang.

Sedangkan di Bima, NTB dua orang meninggal dunia. Sehingga total korban meninggal dunia di dua provinsi di selatan Indonesia ini sebanyak 119 orang.

BACA JUGA : BNPB: 68 Orang Meninggal Dunia Akibat Bencana di NTT - Beritaloka.com

Sebanyak 938 kepala keluarga atau 2.655 jiwa terdampak. Bencana ini dipicu cuaca ekstrem yang menyebabkan hujan dengan intensitas tinggi. Sehingga terjadi banjir bandang pada Minggu (4/4), pukul 19.00 waktu setempat.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika sejak Jumat (2/4) lalu telah mendeteksi adanya bibit siklon tropis di wilayah NTT. Bibit siklon itu berkembang menjadi siklon tropis yang dinamakan Seroja pada Senin (5/4) dinihari pukul 01.00 WIB.(ros)