Jumat, Januari 21, 2022

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaNewsMetropolitanJakarta Genting dan Darurat Corona, Semua di Rumah Kecuali Mendesak

Jakarta Genting dan Darurat Corona, Semua di Rumah Kecuali Mendesak

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Anies Baswedan, Gubernur DKI Jakarta, mengatakan saat ini kondisi Ibu Kota sedang genting dan dalam keadaan darurat Corona. Dia meminta warga Jakarta tak keluar dari rumah.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

“Pesan pada seluruh masyarakat Jakarta, bahwa Jakarta sedang dalam keadaan genting, situasi darurat. Semua diminta untuk berada di rumah, tidak bepergian, kecuali ada kebutuhan mendesak dan kebutuhan yang mendasar,” ujar Anies di Polda Metro Jaya, Jumat (2/7/2021).

BACA JUGA: Penambahan Kasus COVID-19 Jakarta Kembali Pecahkan Rekor

Anies mengatakan, jika tidak ada hal mendesak, warga diminta tetap diminta di rumah. Hal itu disampaikan Anies seusai rakor bersama Kapolda Metro Jaya, Pangdam Jaya, dan Kajati DKI.

Dia juga mengatakan mulai nanti malam akan ada pembatasan di sejumlah jalan Jakarta.

“Akan ada pembatasan ruang mobilitas, dan itu artinya jalan-jalan mulai nanti malam akan ada penutupan kampung-kampung, wilayah yang di sana terjadi kasus cukup tinggi biasa disebut zona merah oranye di situ ada pembatasan mobilitas,” kata Anies.

BACA JUGA: Pemulasaran Jenazah Covid-19 di Jakarta Utara Maksimal Tiga Jam

Hari Ini Kasus Aktif Corona 78 Ribu

Anies menyoroti jumlah kasus aktif COVID-19 di Jakarta. Anies menyebut angka kasus aktif per hari ini tembus 78 ribu.

“Hari ini kita memiliki 78 ribu kasus aktif. Yang pernah kita miliki pernah dapat di Jakarta tertinggi 27 ribu bulan Februari. Sekarang 78 ribu,” kata Anies dalam jumpa pers virtual, Jumat (2/7/2021).

Anies menyebut besar kemungkinan kasus aktif di DKI mencapai 100 ribu dalam beberapa hari ke depan. Anies meminta seluruh pihak turun tangan.

“Besar kemungkinan ini mencapai 100 ribu dalam hitungan hari ke depan. Artinya, seluruh komponen harus turun tangan. Seluruh komponen turun tangan,” ujar Anies.

Anies meminta warga Jakarta kompak di masa pembatasan. Artinya, warga Jakarta diminta membantu sesama yang sedang kesulitan.

“Pada saat pembatasan mari kita bantu sesama. Jadi saya mengajak warga Jakarta kita bantu sesama. Ketua RT ketua RW garda terdepan yang insyaallah akan bisa melindungi sesama kita,” ujar Anies Baswedan.

BACA JUGA: Duh! di Jakarta 8-13 Juli Diprediksi Bakal Terjadi Lonjakan 100 Ribu Kasus Covid-19

Data Kasus Aktif

Kasus aktif virus corona di DKI Jakarta naik 230 persen ketimbang puncak gelombang pertama pada Februari 2021. Tren kenaikan cenderung cepat. Tiap delapan hari, kasus aktif naik dua kali lipat.

Berikut ini data penambahan kasus aktif Corona di DKI sejak 15 Juni:
– 15 Juni: kasus aktif 19.244 (148 penambahan kasus aktif)
– 16 Juni: kasus aktif 20.311 (1.067 penambahan kasus aktif)
– 17 Juni: kasus aktif 22.338 (2.027 penambahan kasus aktif)
– 18 Juni: kasus aktif 24.511 (2.173 penambahan kasus aktif)
– 19 Juni: kasus aktif 27.112 (2.601 penambahan kasus aktif)
– 20 Juni: kasus aktif 30.142 (3.030 penambahan kasus aktif)
– 21 Juni: kasus aktif 32.060 (1.918 penambahan kasus aktif)
– 22 Juni: kasus aktif 32.191 (131 penambahan kasus aktif)
– 23 Juni: kasus aktif 35.705 (3.514 penambahan kasus aktif)
– 24 Juni: kasus aktif 40.637 (4.932 penambahan kasus aktif)
– 25 Juni: kasus aktif 44.931 (4.294 penambahan kasus aktif)
– 26 Juni: kasus aktif 51.434 (6.503 penambahan kasus aktif)
– 27 Juni: kasus aktif 57.295 (5.861 penambahan kasus aktif)
– 28 Juni: kasus aktif 62.126 (4.831 penambahan kasus aktif)(han)

spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
@nusadaily.com

Perampok di Sukun Malang Tertangkap di Taman Dayu Pandaan ##tiktokberita

♬ original sound - Nusa Daily