Selasa, Januari 25, 2022

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaNewsMetropolitanIni Penjelasan Lestari Moerdijat soal Teori U Otto Scharmer

Ini Penjelasan Lestari Moerdijat soal Teori U Otto Scharmer

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat menjelaskan pokok pikiran Otto Scharmer, dikenal sebagai Teori U. Penting untuk mentransformasikan nilai-nilai Pancasila itu melalui manajemen Teori U. Salah satunya terkait dengan kedermawanan dan solidaritas pada orang lain.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

“Solidaritas dan kedermawanan itu merupakan, hasil dari pengamalan nilai-nilai keagamaan yang dipadu dengan tatanan berbangsa dan bernegara, yang diamanatkan sila ketiga dan keempat dari Pancasila, demi terwujudnya sila kelima,” tutur Lestari dalam keterangannya dikutip nusadaily.com, Kamis 4 Juni 2020.

Lebih lanjut, Rerie sapaan akrab Lestari Moerdijat mengungkapkan, Indonesia merupakan satu-satunya negara yang giving indeks-nya terus bertumbuh dalam 10 tahun terakhir.

“Dan solidaritas sudah menjadi jati diri bangsa Indonesia,” bebernya.

Lebih dari itu, jelas Rerie, konsensus Kebangsaan (Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika), juga menjadi perekat bangsa dan telah teruji dalam menghadapi berbagai krisis sejak NKRI berdiri tahun 1945.

Rerie Jelaskan Proses Inti Teori U

Wabah COVID-19 di Tanah Air, disebutnya, juga menghantam sisi keadilan sosial, di mana kemiskinan dan kesenjangan sosial berpotensi bertambah.

“Di masa pandemi ini, seyogyanya menjadi momentum kembali memperkuat nilai-nilai kebangsaan, karena dengan bersatu, kita bisa menghadapi tantangan ini,” ungkap Legislator Partai NasDem itu dikutip induk imperiumdaily.com ini.

Menurutnya, cara membangun transformasi nilai-nilai Pancasila di masa pandemi COVID-19. Bisa juga dilakukan dengan metode manajemen perubahan karya Otto Scharmer, yang dikenal Teori U bisa menjelaskan tahapannya.

“Proses inti dalam teori U adalah observe, retreat-reflect and act,” tuturnya.

Oleh karena itu, jelas Rerie, langkah pertama penerapan nilai-nilai Pancasila adalah lewat pengoptimalan ruang mendengarkan setiap persepsi dalam perumusan kebijakan.

Mengamati dinamika sosial dampak dari tantangan, membentuk pola pikir positif untuk membangun kesadaran sosial.

“Perwujudan kebijakan pun bersumber dari hasil musyawarah, sehingga pembentukan sistem atau model aksi bisa diimplementasikan,” terangnya.

Di akhir pemaparannya, Rerie mengajak agar pemerintah menjalin kolaborasi yang baik, dengan masyarakat dalam penanggulangan pandemi COVID-19 di tanah air.

“Kita tidak hanya berhadapan dengan wabah, tetapi juga ujian terhadap kemanusiaan. Kita bisa memilih, memberi yang terbaik bagi generasi berikut atau mengulang siklus kelalaian yang sama. Keputusan kini tentukan masa depan. Biarkan mereka mengingat, kita pernah dan telah bekerja keras melawan pandemi,” tutupnya.(via/cak)

- Advertisement -spot_img
@nusadaily.com Nadzira Shafa sempat hamil anak Ameer Azzikra #tiktoktaiment ♬ Filtered Light - Nik Ammar / Mike Reed