Sabtu, November 27, 2021

NUSADAILY.COM STORIES

BerandametroIni Baru Dahsyat! Perwira Muda TNI Raih Gelar Siswa Internasional Terbaik di...

Ini Baru Dahsyat! Perwira Muda TNI Raih Gelar Siswa Internasional Terbaik di AS

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Perwira muda TNI Angkatan Darat (TNI AD) Letnan Satu CPM Ryanda Catur Arhanudya S.Tr (Han) meraih gelar membanggakan bagi bangsa dan negara.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Lettu CPM Ryanda berhasil meraih penghargaan siswa internasional terbaik dalam pendidikan di Amerika Serikat.

BACA JUGA : 15 Perwira Menengah Ikuti Sus Danlanal Angkatan 2021 di Kolat Koarmada II

Lettu CPM Ryanda dalam kesehariannya bertugas di Detasemen Polisi Militer Divisi Infantri 3 Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad), Pakkato, Gowa, Sulawesi Selatan.

Abituren Akademi Militer 2017 ini meraih predikat International Distinguished Honor Graduate atau Siswa Terbaik Internasional pada Military Police Basic Officer Leader Course (MPBOLC) 2021 di US Army Military Police School, Fort Leonard Wood.

BACA JUGA : Perekam CCTV Perwira Tonjok Petugas Jaga di Riau Diburu

Seperti dikutip dari Instagram resmi Penerangan Kostrad TNI AD, pendidikan ini berlangsung selama 18 minggu dibuka pada tanggal 7 Juni dan berakhir 6 Oktober 2021.

MPBOLC tahun ini diikuti sebanyak 48 prajurit yang terdiri dari 25 siswa US Army Active Duty, 10 siswa US Army National Guard, 11 siswa US Army Reserve dan dua siswa internasional yang berasal dari negara Indonesia dan Latvia.

BACA JUGA : Roadshow PERWIRA di Ngawi, Wagub Emil: Wirausahawan Muda Harus Tahan Banting

“Hal ini kembali mengharumkan nama Indonesia dikancah pendidikan militer dunia. Bahwa sumber daya manusia kita mampu bersaing di level internasional,” tulis penerangan Kostrad.

Dikutip dari laman US Army, pendidikan ini dirancang untuk menambah kualifikasi dan kemampuan khususnya perwira korps Polisi Militer dalam melaksanakan tugasnya.

BACA JUGA : Humas Polda Jatim: Sejumlah Perwira Polda Jatim Dimutasi

Lulusannya diharapkan mampu menjadi pemimpin yang adaptif, memiliki keterampilan teknis dan taktis yang diperlukan untuk memimpin peleton. Baik di garnisun maupun pertempuran.

Fort Leonard Wood diambil dari nama seorang jenderal AS yang juga ahli bedah lulusan Harvard University. Leonard memulai karier militer sebagai ahli bedah militer saat meletusnya Apache Indian Wars pada 1880-an. Jabatan terakhirnya adalah Gubernur Jenderal di Kepulauan Filipina hingga wafat pada 1927.

Fort Leonard Wood yang terletak di negara bagian Missouri selesai dibangun pada Juni 1941. Selama Perang Dunia II, lebih dari 300 ribu prajurit dilatih di sana yang kemudian ditugaskan dalam berbagai operasi perang.

Terdapat tiga fasilitas pendidikan bagi prajurit US Army di Fort Leonard Wood yang berdiri di atas lahan 25.500 hektare. US Army Engineer, lalu Chemical, Biological, Radiological, and Nuclear (CBRN), dan Military Police. Setiap tahun ada sekitar 475 siswa internasional mengikuti pendidikan di tempat ini.(sir/han)

- Advertisement -spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img

BERITA POPULAR