Sabtu, Agustus 13, 2022
BerandaNewsMetropolitanIndef: Bimbing UMKM Produksi Masker Terstandarisasi

Indef: Bimbing UMKM Produksi Masker Terstandarisasi

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Direktur Eksekutif Insitute for Development of Economics and Finance (Indef) Tauhid Ahmad memberikan tiga poin terkait UMKM untuk menyukseskan kampanye mengenakan masker, termasuk membimbing usaha berskala kecil dalam memproduksi masker terstandardisasi.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

“(Pertama adalah) standarisasi masker, kalau yang kain, saya kira sudah banyak diproduksi untuk masyarakat. Cuma yang nonkain kelihatannya agak susah, kecuali memang usahanya khusus memproduksi masker nonkain,” ujar Tauhid Ahmad di Jakarta, Senin.

BACA JUGA : Gubernur BI Paparkan Empat Kunci Sukses Tingkatkan Peran UMKM

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa standarisasi diperlukan agar memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI). Maka, ucapnya, perlu ada bimbingan atau technical assistant termasuk untuk bagaimana mendapatkan bahan baku yang terjangkau bagi pelaku UMKM.

Menurut Tauhid, persoalannya adalah banyak masker yang tidak teregistrasi ataupun kualitasnya di bawah standar, sehingga akan merugikan bagi konsumen. Untuk itu, ujar dia, perlu ada pemenuhan standar kesehatan dan standar lingkungan.

BACA JUGA : 3.163 Pelaku UMKM di Kota Pasuruan Terima Bantuan Sosial

Dia melanjutkan, hal kedua yang harus diperhatikan pemerintah adalah membantu UMKM yang memproduksi masker dalam proses memasarkan produk masker melalui platform digital yang sudah dikenal. Tauhid menambahkan, upaya pemasaran itu juga perlu diberitahu bawah masker tersebut sudah memperoleh registrasi dan diakui kualitasnya dari pihak pemerintah.

Produksi dan Distribusi Masker Terjamin

Ketiga, tutur Tauhid, adalah membantu pelaku UMKM jika kesulitan dalam soal seperti kesulitan keuangan atau pendanaan, misalnya dapat keringanan fasilitas Kredit Usaha Rakyat (KUR).

BACA JUGA : Lazada Vaksinasi Pelaku UMKM Digital dan Umum

“Satu lagi juga bagi UMKM yang sejenis bisa diajak berkelompok untuk mereka agar bisa bersama-sama dibina secara rutin, termasuk diakses kan ke perbankan secara langsung,” papar dia.

Sementara itu, Ekonom Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universtas Indonesia (LPEM FEB UI), Teuku Riefky, menyatakan agar pemerintah dapat menjaga agar produksi dan distribusi masker bisa terjamin hingga ke level pelosok.

“Untuk produsen masker ini memang sedang berada dalam high demand, sehingga mereka bisa mencapai skala ekonomis yang tinggi dan mampu menekan unit cost seoptimal mungkin,” kata Teuku Riefky.(lal)

BERITA KHUSUS

Dok! Seluruh Fraksi di DPRD Ponorogo Setujui Perubahan SOTK Satpol PP dan RSUD

NUSADAILY.COM - PONOROGO - Usulan Raperda Perubahan kedua atas Perda No.6 Tahun 2016 tentang pembentukan dan susunan perangkat daerah untuk OPD Satpol PP yang...

BERITA TERBARU

Polresta Deli Serdang Amankan Nenek  Miliki Ganja

NUSADAILY.COM - DELI SERDANG - Sat Narkoba Polresta Deli Serdang amankan seorang nenek berinisial A (61) warga Jalan Seksama Gang Abadi Kelurahan  Menteng VII...