Kamis, Januari 20, 2022

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaNewsMetropolitanHalalkan Santri Konsumsi Sabu, AM Dicokok Polisi

Halalkan Santri Konsumsi Sabu, AM Dicokok Polisi

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Majelis Ulama Indonesia (MUI) se-Madura, Jawa Timur, mengutuk keras ‘fatwa’ seorang ustaz berinisial AM yang menghalalkan santrinya mengonsumsi narkoba dan mengedarkannya dengan dalih bisa kuat berdzikir.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

“Kami mengutuk keras hal ini, karena seorang ustaz seharusnya dia mencegah, ini malah mengonsumsi dan mengedarkannya,” ujar juru bicara MUI Madura KH Buchori Ma’shum dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan di Jakarta, Senin 3 Januari 2020.

Untuk diketahui, MUI dari empat kabupaten di Pulau Madura, yakni Bangkalan, Sampang, Pamekasan dan MUI dari Kabupaten Sumenep ini meminta Polres Bangkalan agar yang bersangkutan dihukum seberat-beratnya sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

MUI menilai apa yang disampaikan ustad AM kepada media adalah tidak berdasar, karena narkoba jelas merusak moral dan generasi muda bangsa.

Sementara itu, aparat kepolisian dari jajaran Polres Bangkalan sebelumnya berhasil mencokok salah seorang oknum ustad berinisial AM (45), warga Desa Pasangrahan, Kecamatan Kwanyar, Kabupaten Bangkalan, Madura, karena mengonsumsi dan menyalurkan narkoba jenis sabu-sabu kepada santrinya.

Kepada polisi, AM menggunakan dalil Al – Qur’an untuk membenarkan perbuatannya itu, dan menurutnya tidak ada ketentuan dalam Alquran tentang larangan mengonsumsi narkoba.

Tersangka AM telah digelandang ke dalam penjara oleh polisi, guna menjalani proses selanjutnya dan AM dijerat Pasal 112 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara. (dan)

spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
@nusadaily.com

Perampok di Sukun Malang Tertangkap di Taman Dayu Pandaan ##tiktokberita

♬ original sound - Nusa Daily