Senin, Januari 24, 2022

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaNewsMetropolitanHadiri Munas APHI, Menteri LHK Sebut Pendorong Aktualisasi Ekosistem Bisnis Baru Sektor...

Hadiri Munas APHI, Menteri LHK Sebut Pendorong Aktualisasi Ekosistem Bisnis Baru Sektor Kehutanan

NUSADAILY.COM – JAKARTA -Menteri Lingkungan Hidup Siti Nurbaya menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Anggota Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI) atas dukungannya dalam percepatan reorientasi bisnis baru sektor kehutanan.  “Pada kondisi sekarang telah kita rasakan dan kita jalani bersama perubahan-perubahan dengan aktualisasi pergeseran paradigma dari “Timber management menuju forest landscape management” yang berimplikasi pada tata bisnis perusahaan,” ujar Siti Nurbaya saat berbicara dalam Musyawarah Nasional (Munas) APHI Selasa (7/12/2021).

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Selain itu di munas tersebut Siti juga menegaskan, kedepan pemerintah terus memerlukan dukungan untuk mewujudkan reorientasi bisnis baru sektor kehutanan, sehingga pelaku usaha dapat berkontribusi optimal dalam pembangunan kehutanan terutama pasca terbitnya UU No.11/2020 Tentang Cipta Kerja (UUCK).

Menyinggung terbitnya putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 91/PUU-XVIII/2020 tentang hasil uji materil UUCK, Siti meminta dunia usaha khusus di sektor kehutanan agar tidak perlu risau karena Presiden telah menyatakan UUCK dan semua peraturan pelaksanaannya tetap berlaku dalam jangka waktu dua tahun kedepan sambil Pemerintah dan DPR melakukan perbaikan sesuai putusan MK tersebut.

“Pasca putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 91/PUU-XVIII/2020, Presiden telah menyatakan bahwa UUCK dan peraturan derivatifnya tetap berlaku selama 2 (dua) tahun, sehingga Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) tetap jalan terus sesuai semangat multi usaha kehutanan dalam rangka optimalisasi pemanfaatan kawasan hutan dengan tetap memperhatikan daya dukung dan daya tampung, serta aspek kelestarian lingkungan hidup dan kehutanan,” jelas  Siti.

Masih kata Menteri Siti, jika saat ini masih banyak tantangan ke depan dalam mendukung optimalisasi pemanfaatan kawasan hutan sesuai apa yang diamanatkan dalam peraturan perundangan.

Dia sangat berharap dunia usaha kehutanan dapat bekerja bersama-sama untuk berkontribusi bagi pemulihan ekonomi nasional dibawah kepemimpinan langsung bapak Presiden Jokowi.

Ditambahkan, kerjasama yang terjalin baik antara Pemerintah dan dunia usaha di sektor kehutanan telah mampu menghasilkan capaian-capaian terbaik, seperti angka deforestasi tahun 2020 menjadi yang terendah sepanjang sejarah.

“Kejadian karhutla pun dapat ditekan sangat rendah pada periode tahun 2019 – 2020, serta tetap meningkatnya kinerja sub sektor kehutanan di tengah kondisi Pandemi Covid 19 yaitu meliputi produksi kayu bulat, kayu olahan, HHBK, dan nilai ekspor produk kehutanan,” ungkapnya.

Bahkan,  lanjut Siti nilai ekspor produk kehutanan secara akumulatif dibanding tahun 2020 lalu meningkat mencapai 21,43 persen, hingga pada kuartal keempat Tahun 2020, yaitu sebesar  11,05 juta USD, menjadi 13,42 juta USD pada awal kuartal keempat Tahun 2021. 

“Sementara, produksi Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) pada kuartal keempat Tahun 2020, yaitu 130 ribu ton, dan kuartal keempat tahun 2021 yaitu 192 ribu ton, secara akumulatif meningkat 47,60 persen,” papar Siti.

Dijelaskan, pemerintah meminta dunia usaha dapat mengatasi tantangan kedepan, seperti implementasi ekonomi hijau, serta tata kelola bentang alam sebagai antisipasi dan solusi terjadinya disharmoni antara pemanfaatan dan daya dukung sumberdaya.

“Pendekatan bentang alam berbasis DAS dapat digunakan dalam kalkulasi orkestrasi secara berdayaguna, karena hubungan kausalitasnya jelas dan terukur dan dapat digunakan untuk membangun pemahaman dan nilai-nilai yang harus diterapkan dalam internalisasi prinsip-prinsip ekonomi hijau kedalam program pembangunan wilayah dan dinamika penghidupan masyarakat. Secara operasional KLHK telah membangunnya dalam bentuk produk perencanaan yakni Rencana Pengelolaan DAS Terpadu,” jelas Siti.

Hadir dalam kesempatan tersebut , baik secara luring dan daring dalam pembukaan Munas APHI 2021, Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, Sekretaris Jenderal KLHK, Direktur Jenderal PHL KLHK, Perwakilan Kementerian Perindustrian, Perwakilan Kementerian Perdagangan, serta para Pimpinan Perusahaan sektor Kehutanan di Indonesia.(sir/wan)

- Advertisement -spot_img
@nusadaily.com Nadzira Shafa sempat hamil anak Ameer Azzikra #tiktoktaiment ♬ Filtered Light - Nik Ammar / Mike Reed