Minggu, Januari 23, 2022

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaNewsMetropolitanFraksi NasDem Bakal Tegur Hillary Gegara Minta Dikawal TNI

Fraksi NasDem Bakal Tegur Hillary Gegara Minta Dikawal TNI

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Hillary Brigitta Lasut, Anggota DPR RI dari Partai NasDem, meminta pengawalan ke TNI, dengan alasan beberapa kasus yang diadvokasi banyak melibatkan polisi.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

“Saya pikir karena banyak kasus masyarakat Sulut yang saya kawal di kepolisian, saya merasa takutnya jangan sampai ada conflict of interest, yang nanti bisa membatasi saya mengurus kepentingan masyarakat saya. Nanti kelihatannya tidak etis,” ucapnya.

BACA JUGA : Penunjukan Sahroni Ketua Pelaksana Formula E, Cek Ombak NasDem Duetkan Anies-Sahroni Capres 2024?

Dia pun telah mengkaji bahwa penjagaan oleh TNI tidak melanggar aturan. Dia tidak membahas apakah itu etis atau tidak etis.

“Menurut tim hukum, tindakan saya adalah yang yang tidak menyalahi aturan, tapi saya tidak membahas soal etis atau tidaknya sehingga saya sekarang sudah tahu mana yang etis dan tidak,” katanya.

“Jadi memang saya masih harus banyak belajar, mengetahui yang mana yang etis mana yang tidak di dunia politik,” ucapnya.

BACA JUGA : Disebut Cawali Partai NasDem Kota Malang 2024, Nurcholis (Rektor): Enak Mana Jadi Dosen atau Walikota

Hillary lalu membandingkan dengan orang yang bukan pejabat tapi disebutnya mendapat pengawalan dari TNI.

“Banyak bapak-bapak berbadan besar yang kuat, sehat, dan capable secara fisik, bukan pejabat publik, dan bukan aset negara, dikawal dengan patwal dan angkatan bersenjata tapi tidak dipermasalahkan,” ujarnya.

Namun Fraksi NasDem DPR RI, memiliki anggapan berbeda dengan Hillary, NasDem akan menegur Hillary Brigitta Lasut yang meminta pengamanan dari TNI.

BACA JUGA : Ahmad Sahroni NasDem, Kritik Arteria Dahlan Soal Polisi-Jaksa Tak Bisa Kena OTT

Hillary akhirnya urungkan niat, Hillary mempertanyakan soal batas etis dan tidak etis permohonan tersebut.

“Apabila fraksi berpendapat tindakan saya tidak etis, tentunya saya akan taat dan mengakui tindakan saya sebagai suatu yang tidak etis, dan berkomitmen untuk menjauhi tindakan serupa,” ujarnya dalam keterangan yang diunggah di akun twitternya, Kamis (2/12/2021).

“Karena selama ini saya selalu memastikan dulu, perbuatan saya ada dasar hukumnya atau tidak. Tapi tidak punya tolok ukur jelas soal mana yang etis dan mana yang tidak,” sambung dia.

BACA JUGA : Ahmad Sahroni Politisi NasDem Minta ASN Luwu Timur Ikuti Hukum

Diberitakan sebelumnya, Hillary membeberkan alasan meminta bantuan pengamanan ke TNI. Permintaan bantuan pengamanan itu berkaitan dengan kasus masyarakat kecil di Sulut yang dia kawal.

“Kalau ditanya kenapa, jujur saja saya harus mengakui, cukup tidak mudah untuk menjadi seorang perempuan berusia 20-an dan belum menikah, khususnya di dunia politik yang dinamis dan tidak tertebak,” ungkap Hillary di akun Instagram seperti dikutip Kamis (2/12).

“Keharusan untuk tugas luar, bertemu banyak orang, dan bertemu masyarakat sampai larut malam, serta mengutarakan pendapat dan suara rakyat, yang terkadang berbeda haluan

NasDem Akan Menegur

Ketua Fraksi NasDem DPR, Ahmad Ali, mengaku kaget Hillary meminta bantuan pengamanan ke TNI. Ahmad Ali menyebut Hillary seharusnya memberi tahu soal itu ke fraksi.

“Kalau saya sih kaget, tahunya dari media. Harusnya memberitahukan kepada fraksi,” katanya kepada wartawan, Rabu (2/12/2021).

Ahmad Ali juga menyinggung aturan yang dijadikan dasar oleh Hillary untuk meminta bantuan pengamanan ke TNI. Diketahui, Hillary menjadikan Peraturan Menteri Pertahanan (Permenhan) Nomor 85 Tahun 2014 sebagai dasarnya.

“Pertanyaannya, apakah seorang anggota DPR memiliki kapasitas untuk itu? Kalaupun dasar itu yang digunakan, pertanyaan saya sih sebagai fraksi, apakah itu etis, patut?” sebut Ahmad Ali.

Wakil Ketua Umum NasDem itu kemudian membandingkan dengan pengamanan para pimpinan DPR, yaitu pimpinan DPR diberi pengawalan dari pihak kepolisian.

“Seorang Ketua DPR, pimpinan, Puan Maharani, Dasco, dan lain-lain itu diberi pengawalan oleh kepolisian, dan beberapa teman-teman anggota DPR ajudannya pakai kepolisian,” tutur Ahmad Ali.

Fraksi NasDem menilai apa yang dilakukan Hillary tidak patut. Ahmad Ali menyatakan akan menegur anggota DPR dapil Sulawesi Utara (Sulut) itu.

“Kalau dari NasDem, itu tidak patut, dan itu pasti saya buat teguran hari ini,” terang Ahmad Ali.(han)

@nusadaily.com Nadzira Shafa sempat hamil anak Ameer Azzikra #tiktoktaiment ♬ Filtered Light - Nik Ammar / Mike Reed