Senin, Juni 27, 2022
BerandaNewsMetropolitanDuh! BIN Akui Banyak Alat Negara Disusupi Satelit Mata-mata Asing

Duh! BIN Akui Banyak Alat Negara Disusupi Satelit Mata-mata Asing

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Wawan Hari Purwanto, Deputi VII Badan Intelijen Negara (BIN) menyebut banyak peralatan yang digunakan Indonesia ditempeli satelit mata-mata pihak asing.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Hal ini diungkap Wawan saat dirinya menjadi salah satu pembicara dalam diskusi virtual yang digelar Persatuan Alumni GMNI bertajuk Pertahanan Negara dan Keamanan Nasional : Strategi, Kebijakan dan Pembangunan Sesuai Karakter Bangsa.

BACA JUGA : Tarik Wisatawan Mancanegara, Ini yang Dilakukan Disporapar Kota Malang – Nusadaily.com

“Peralatan (negara) ini di antaranya juga banyak yang ditempeli satelit mata-mata oleh pihak luar,” kata Wawan dalam diskusi tersebut, Selasa (15/6).

Meski begitu Wawan tak merinci peralatan apa saja yang saat ini didompleng mata-mata asing tersebut. Dia juga tak menjelaskan secara spesifik jenis peralatan tersebut.

BACA JUGA : Bamsoet Minta Pemerintah Hentikan Ketergantungan Impor Alat Kesehatan – Imperiumdaily.com

Menurut Wawan peralatan-peralatan ini harus segera dievaluasi. Bahkan jika perlu alat-alat ini harus segera diganti agar tak muncul permasalahan di kemudian hari. Seharusnya menjadi perhatian khusus, kata dia, agar ke depan tak terjadi kebocoran data yang berakibat fatal dalam pertahanan negara.

“Ini harus menjadi perhatian kita semua bagaimana bisa menciptakan satelit sendiri sehingga tidak bergantung kepada satelit pihak lain yang akhirnya terjadi kebocoran-kebocoran,” kata Wawan.

BACA JUGA : Indonesia Salurkan Bantuan 200 Alat Konsentrator Oksigen Untuk India – Noktahmerah.com

Selain itu, Wawan juga mengingatkan agar semua pihak benar-benar bisa memperhatikan sistem keamanan nasional.

“Jadi penguasaan teknologi menjadi demikian penting supaya semua pihak memperhatikan dari sistem keamanan nasional,” kata dia.(han)

BERITA KHUSUS

Ada Penampakan Kuntilanak di Acara Gowes HUT ke-104 Kota Mojokerto

NUSADAILY.COM – MOJOKERTO – Masih dalam rentetan HUT ke 104 Kota Mojokerto, kali ini ribuan masyarakat berpartisipasi ramaikan gowes bersama Gubernur Jawa Timur, Khofifah...

BERITA TERBARU

Kenapa Gundukan Melintang di Jalan Disebut ‘Polisi Tidur’? Ternyata Begini Awalnya

NUSADAILY.COM - JAKARTA - 'Polisi tidur' di daerah Tangerang jadi sorotan. Sebuah video yang viral di media sosial menunjukkan ada jejeran 'polisi tidur' yang...

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Wawan Hari Purwanto, Deputi VII Badan Intelijen Negara (BIN) menyebut banyak peralatan yang digunakan Indonesia ditempeli satelit mata-mata pihak asing.

Hal ini diungkap Wawan saat dirinya menjadi salah satu pembicara dalam diskusi virtual yang digelar Persatuan Alumni GMNI bertajuk Pertahanan Negara dan Keamanan Nasional : Strategi, Kebijakan dan Pembangunan Sesuai Karakter Bangsa.

BACA JUGA : Tarik Wisatawan Mancanegara, Ini yang Dilakukan Disporapar Kota Malang - Nusadaily.com

"Peralatan (negara) ini di antaranya juga banyak yang ditempeli satelit mata-mata oleh pihak luar," kata Wawan dalam diskusi tersebut, Selasa (15/6).

Meski begitu Wawan tak merinci peralatan apa saja yang saat ini didompleng mata-mata asing tersebut. Dia juga tak menjelaskan secara spesifik jenis peralatan tersebut.

BACA JUGA : Bamsoet Minta Pemerintah Hentikan Ketergantungan Impor Alat Kesehatan - Imperiumdaily.com

Menurut Wawan peralatan-peralatan ini harus segera dievaluasi. Bahkan jika perlu alat-alat ini harus segera diganti agar tak muncul permasalahan di kemudian hari. Seharusnya menjadi perhatian khusus, kata dia, agar ke depan tak terjadi kebocoran data yang berakibat fatal dalam pertahanan negara.

"Ini harus menjadi perhatian kita semua bagaimana bisa menciptakan satelit sendiri sehingga tidak bergantung kepada satelit pihak lain yang akhirnya terjadi kebocoran-kebocoran," kata Wawan.

BACA JUGA : Indonesia Salurkan Bantuan 200 Alat Konsentrator Oksigen Untuk India - Noktahmerah.com

Selain itu, Wawan juga mengingatkan agar semua pihak benar-benar bisa memperhatikan sistem keamanan nasional.

"Jadi penguasaan teknologi menjadi demikian penting supaya semua pihak memperhatikan dari sistem keamanan nasional," kata dia.(han)