Senin, September 26, 2022
BerandaNewsMetropolitanDuh! Ada Teror Pembakaran di Jember, Rumah hingga Gedung Sekolah Rusak

Duh! Ada Teror Pembakaran di Jember, Rumah hingga Gedung Sekolah Rusak

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Pembakaran rumah warga di Desa Mulyorejo, Kabupaten Jember, Jawa Timur kembali terjadi pada Kamis (4/8) malam. Aksi itu dilakukan oleh sekelompok orang tak dikenal.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

“Memang benar terjadi aksi pembakaran lagi di Dusun Baban Timur, Desa Mulyorejo, Kecamatan Silo,” kata Kapolsek Sempolan AKP Suhartanto dikutip dari Antara, Jumat (5/8).

Sebelumnya, perusakan dan pembakaran di Desa Mulyorejo sudah tiga kali terjadi. Peristiwa itu terjadi pada 3 Juli, 30 Juli, dan 3 Agustus 2022.

BACA JUGA : Densus 88 Tangkap Terduga Teroris Jaringan Jamaah Islamiyah di Aceh

Berdasarkan pendataan, tujuh rumah warga rusak, tiga mobil dan 25 unit sepeda motor dibakar, satu mobil dan satu truk rusak dan, satu genset rusak berat. Kemudian, dua poskamling dan satu gedung sekolah rusak ringan.

Selain itu, berdasarkan pengakuan sejumlah warga yang rumahnya rusak, duit sebanyak Rp265 juta hilang.

Menurut Suhartanto, insiden tersebut berawal dari dugaan penganiayaan yang dilakukan warga Desa Mulyorejo kepada warga Kalibaru, Banyuwangi.

“Aparat kepolisian sudah menahan pelaku penganiayaan, namun korban bersama rekan-rekannya tidak terima, sehingga melakukan penyerangan ke Dusun Baban Timur hingga menyebabkan kerusakan rumah dan kendaraan,” ujarnya.

BERITA KHUSUS

Unipma Lakukan Pengabdian Pengembangan Ekonomi Kreatif Berbasis Digitalisasi Pasar Desa Klumutan Saradan Madiun

NUSADAILY.COM – MADIUN - Kemiskinan merupakan salah satu permasalahan yang saat ini dihadapi oleh sebagian besar masyarakat kita, khususnya masyarakat yang tinggal di pedesaan....

BERITA TERBARU

Duh! Dikirim Sejak 1,5 Tahun Lalu, Paket Barang Bukti Meledak di Asrama Brimob

NUSADAILY.COM - INDRAMAYU - Polres Indramayu memeriksa pengirim yang namanya tertera dalam paket yang meledak di Asrama Polisi Sukoharjo, Jawa Tengah. Pengirim mengaku pernah...