Senin, September 20, 2021
BerandaNewsMetropolitanDPR RI Dukung Airlangga Hartarto Gelontorkan Rp 52,43 T untuk UMKM

DPR RI Dukung Airlangga Hartarto Gelontorkan Rp 52,43 T untuk UMKM

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Langkah Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto untuk memberikan bantuan koperasi dan UMKM yang totalnya mencapai Rp 52,43 triliun, disambut baik oleh Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Gde Sumarjaya Linggih.

Menurutnya, bantuan untuk koperasi sangat bermanfaat karena sesuai dengan tekad pemerintah agar koperasi di masa pandemi bisa bergerak secara produktif dan kreatif. Bantuan untuk koperasi juga dinilainya sangat penting karena koperasi memiliki peran aktif dalam menaikkan taraf hidup masyarakat.

BACA JUGA: Sidoarjo Zona Merah Covid-19 dan Stok Vaksin Kosong

“Koperasi dijalankan atas asas kekeluargaan dan merupakan salah satu cara untuk menstabilkan ekonomi suatu negara. Koperasi memang tidak mencari untung besar tapi koperasi memberikan keuntungan bagi banyak anggotanya yang merupakan golongan menengah ke bawah,” ungkapnya dalam keterangan tertulisnya Rabu (4/7/2021).

Lebih lanjut, Sumarjaya Linggih mengatakan membantu koperasi bukan saja membantu ekonomi masyarakat yang terpuruk akibat pandemi, hal ini juga merupakan upaya mendorong banyak anggota masyarakat untuk bangkit bersama-sama.

“Rasa kebersamaan dan senasib sepenanggungan ini yang sangat penting. Dengan begitu, mereka merasa punya semangat dan harapan Bersama untuk bangkit,” ujarnya,

Anggota DPR dari Fraksi Golkar itu juga mengingatkan potensi besar yang dimiliki koperasi.

Sebab, kata Sumarjaya Linggih berdasarkan data Kemenkop dan UMKM per Desember 2020, jumlah Koperasi aktif di Indonesia sebanyak 127.124 unit dengan volume usaha sebesar 174 triliun rupiah dan jumlah anggota sekitar 25 juta orang.

“Jadi, bisa bayangkan bahwa membantu koperasi adalah membantu banyak orang dengan akumulasi modl yang juga sangat besar,” tegasnya.

Tidak hanya itu, dirinya juga menagih janji Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) yang sudah menargetkan pertumbuhan 500 unit koperasi modern sebanyak 500 unit koperasi, sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) tahun 2020-2024. (sir/kal)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

AnyFlip LightBox Embed Demo

popular minggu ini

- Advertisement -spot_img

BERITA TERBARU

berita khusus

Pemkot Malang Alokasikan Dana Cukai Hasil Tembakau untuk Jaminan Kesehatan

NUSADAILY.COM - MALANG - Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Kesehatan memanfaatkan Dana Bagi Hasil (DBH) Cukai Hasil Tembakau (CHT) untuk program pemenuhan dan penyediaan...