Kamis, Mei 26, 2022
BerandaNewsMetropolitanDituntut Hukuman Mati, Heru Hidayat Jalani Sidang Vonis Hari Ini

Dituntut Hukuman Mati, Heru Hidayat Jalani Sidang Vonis Hari Ini

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Presiden Komisaris PT Trada Alam Minera, Heru Hidayat, akan menjalani sidang vonis kasus korupsi ASABRI hari ini. Heru diketahui dituntut hukuman mati oleh jaksa penuntut umum (JPU).

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

BACA JUGA : Benny Tjokro dan Heru Hidayat Divonis Seumur Hidup, DPD RI Apresiasi MA dan Kejagung

Berdasarkan Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, sidang akan dilakukan Selasa (18/1/2022) pukul 10.00 WIB.

Sementara itu, pengacara Heru Hidayat, Jefry Moses Kam, mengatakan pihaknya berharap hakim tidak mengikuti tuntutan jaksa. Serta memutuskan hukuman terhadap Heru sesuai dengan aturan.

BACA JUGA : Ternyata Uang Nasabah Jiwasraya Ludes Buat Foya-foya di Kasino oleh Heru Hidayat

“Harapanya pasti hukuman yang sesuai aturan lah, hakim jangan sampai mengikuti tuntutan jaksa yang jelas-jelas tidak sesuai antara dakwaan dan tuntutan,” kata Jefry saat dihubungi.

Heru Hidayat sebelumnya dituntut hukuman mati oleh jaksa penuntut umum. Heru diyakini melakukan korupsi bersama mantan Dirut ASABRIA dan Damiri dan Sonny Widjaja dkk hingga merugikan negara sebesar Rp 22,7 triliun.

BACA JUGA : Kejagung Sita Aset Tanah di Kawasan Black Rock Golf Terkait Asabri

“Menghukum Heru Hidayat dengan pidana mati,” tambah jaksa.

Tuntutan Jaksa

Selain dihukum mati, Heru juga dituntut jaksa membayar uang pengganti senilai Rp 12,643 triliun. Nantinya bila uang pengganti tidak dibayarkan maka harta bendanya dapat disita ataupun dilelang.

BACA JUGA : Mega Skandal Korupsi Dana Asabri Tersangkanya Nambah 3 Orang

“Membebankan ke terdakwa untuk membayar uang pengganti sebesar Rp 12.643.400.946.226 (triliun) dengan ketentuan dalam hal terdakwa tidak membayar uang pengganti selama setelah 1 bulan pembacaan putusan berkekuatan hukum tetap maka hartanya bendanya bisa disita dan dilelang oleh jaksa untuk menutupi uang pengganti tersebut,” tuturnya.

Jaksa mengatakan Heru Hidayat telah memperkaya diri terkait pengelolaan saham PTASABRI. Selain Heru, dua mantan Dirut ASABRI juga turut diperkaya oleh Heru.

BACA JUGA : Mayang Lakukan Perawatan Wajah Hingga Rogoh Kocek Rp80 Juta

“Terdakwa Heru Hidayat menerima sekitar Rp 12.643.400.946.200 (triliun), Sonny Widjaja menerima Rp 64,5 miliar, Ilham Wardhana Bilang Siregar telah menerima akibat pengelolaan investasi ASABRI Rp 241.688.185.267, Adam Rahmat Damiri Rp 17,972 miliar, berdasarkan uraian fakta hukum di atas maka unsur memperkaya diri telah terpenuhi secara sah menurut hukum,” kata jaksa.

Unsur Merugikan Negara

“Berdasarkan uraian di atas unsur merugikan negara atau perekonomian telah terbukti menurut hukum,” imbuh jaksa, dilansir dari detik.com

Jaksa juga meyakini Heru Hidayat terbukti melakukan pencucian uang (TPPU). Jaksa mengatakan Heru mendapat keuntungan tidak sah dari pengelolaan saham PTASABRIsekitar Rp 12 triliun, keuntungan itu kemudian disamarkan oleh Heru dengan membeli aset.

Heru Hidayat diyakini jaksa bersalah melanggar Pasal 2 ayat 1 Jo Pasal 18 Undang-Undang No 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU No. 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas Undang-Undang No 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana. Serta Pasal 3 UU RI Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang.(ros)

BERITA KHUSUS

BERITA TERBARU

Bamsoet Apresiasi Kemudahan UMKM Peroleh Sertifikasi Halal

NUSADAILY.COM - JAKARTA - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mengapresiasi langkah Yayasan Al Muttaqien Care yang telah mempermudah pendataan dan verifikasi 10 juta UMKM...
@nusadaily.com Ning Ita Dampingi Anak Penderita Thalasemia jalani Transfusi Darah #tiktokberita ♬ original sound - Nusa Daily