Jumat, Mei 27, 2022
BerandaNewsMetropolitanDirut BPJS Kesehatan Dorong Faskes Optimalkan Pelayanan Pasien Kanker Untuk Tekan Pertumbuhan

Dirut BPJS Kesehatan Dorong Faskes Optimalkan Pelayanan Pasien Kanker Untuk Tekan Pertumbuhan

NUSADAILY.COM – Jakarta – Direktur Utama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Ali Ghufron Mukti dorong faskes untuk mengoptimalkan pelayanan untuk pasien kanker sebagai upaya promotif dan preventif untuk menekan angka pertumbuhan penderita kanker.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

“Deteksi dini sangat penting. Lebih cepat diketahui, lebih cepat penanganannya. Kami mendorong FKTP agar lebih giat mengajak masyarakat untuk memeriksakan kesehatan serta mengedukasi mereka tentang cara mendeteksi dini penyakit kanker payudara dan kanker serviks. Kami juga menjamin layanan papsmear atau IVA sebagai upaya deteksi dini kanker serviks, layanan ini bisa diperoleh di FKTP sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang berlaku. Di samping itu, kami juga menyediakan layanan konsultasi online yang bisa dimanfaatkan peserta JKN-KIS melalui aplikasi mobile JKN,” kata Ghufron.

Ghufron mengatakan ada sejumlah tantangan yang dihadapi BPJS Kesehatan maupun pemangku kepentingan lainnya dalam menyediakan layanan kesehatan bagi penyandang kanker, seperti distribusi fasilitas kesehatan dan ketersediaan tenaga medis yang belum merata.

BACA JUGA: BPJS Kesehatan: 66.530 Warga Rejang Lebong Belum Memiliki JKN-KIS

Khusus di bidang diagnostik molekuler, saat ini fasilitas diagnostik molekuler yang tersertifikasi oleh organisasi profesi dan lembaga internasional pun masih belum banyak ditemui.

“Kemudian Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran (PNPK) untuk pelayanan diagnosa kanker dan kemoterapi juga masih terbatas. Namun jika melihat komitmen dan upaya penyempurnaan yang terus dilakukan oleh pemerintah beserta pemangku kepentingan lainnya, kami optimis kualitas pelayanan untuk pasien JKN-KIS penyandang kanker bisa semakin baik ke depannya,” ujarnya.

Untuk melayani pasien JKN-KIS yang mengidap kanker, BPJS Kesehatan telah bekerja sama dengan 714 rumah sakit dengan sarana kemoterapi, 507 rumah sakit dengan onkologi board, dan 35 rumah sakit dengan sarana radioterapi yang tersebar di seluruh Indonesia. (nd5)

BACA JUGA: BPJS Kesehatan Kudus Bersama PT Pos Kembangkan Kolektabilitas Iuran

BERITA KHUSUS

BERITA TERBARU

Cacar Monyet Mewabah, ECDC: Lebih dari 200 Ribu Kasus Terdeteksi

NUSADAILY.COM - JAKARTA - Lebih dari belasan negara di mana cacar monyet mewabah, yang sebagian besar terjadi di Eropa, telah melaporkan setidaknya satu kasus...
@nusadaily.com Ning Ita Dampingi Anak Penderita Thalasemia jalani Transfusi Darah #tiktokberita ♬ original sound - Nusa Daily