Kamis, Desember 9, 2021

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaNewsMetropolitanDemo Buruh Tolak Omnibus Law, Massa Bergerak Kepung DPR

Demo Buruh Tolak Omnibus Law, Massa Bergerak Kepung DPR

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Demo buruh aksi tolak omnibus law yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) akan dilakukan di depan Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta hari ini (9/11).

BACA JUGA: Demo Buruh dan Ormas Islam Hari Ini, Polri Ingatkan Agar Tertib dan Damai

Dilansir dari CNNIndonesia.com, aksi digelar untuk mengiringi pengajuan permohonan tinjauan legislatif terhadap UU Cipta Kerja. Permohonan akan diajukan oleh perwakilan buruh di sela-sela aksi.

“Menuntut dibatalkannya UU Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja melalui mekanisme legislative review dan kenaikan upah minimum 2021,” kata Said Iqbal dalam keterangan tertulis, Minggu (8/11) malam.

Demo buruh tolak Omnibus Law rencananya dimulai sekitar pukul 10.30 WIB. KSPI menaksir ada seribu orang buruh yang akan bergabung dalam aksi kali ini.

KSPI tidak sendirian turun ke jalan. Mereka akan bergabung dengan massa dari Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia Andi Gani (KSPSI AGN).

Aksi Lanjutan

Aksi unjuk rasa ini merupakan lanjutan dari aksi mereka pada Senin (2/11) di kawasan Patung Arjunawiwaha atau Patung Kuda, Jakarta Pusat. Kala itu, KSPI dan KSPSI AGN mengantarkan surat kepada Mahkamah Konstistusi (MK) sebagai pengingat akan tuntutan buruh.

Malam harinya, Presiden Jokowi menandatangani UU Cipta Kerja. Perwakilan dua serikat buruh itu pun langsung mengajukan permohonan tinjauan yudikatif (judicial review) pada Selasa (3/11).

Selain mengajukan permohonan tinjauan legislatif dan yudikatif, KSPI dan KSPSI AGN juga bersiap menempuh mogok kerja. Presiden KSPI Said Iqbal menyebut 5 juta buruh akan mogok selama dua pekan jika UU Cipta Kerja tak dibatalkan.

“Di seluruh Indonesia lima ribu pabrik. KSPI lima ribu pabrik. Kita instruksikan dua Minggu nanti, tunggu instruksinya,” kata Iqbal dalam demonstrasi di Senin (2/11) di kawasan Patung Arjunawiwaha atau Patung Kuda, Jakarta Pusat.

BACA JUGA: Demo Buruh dan Ormas Islam, Polda Metro Jaya Kerahkan 7.766 Personil

Pada Jumat (6/11), Dewan Eksekutif Nasional Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (DEN KSBSI) juga resmi mendaftarkan gugatan judicial review ke MK. Presiden KSBSI, Elly Rosita Silaban mengatakan permohonan gugatan meliputi uji formil dan materiil.

“Kami sudah mengajukan permohonan formil dan materiil ya. Ada 25 pasal di materiilnya yang kami gugat,” kata Elly Rosita Silaban saat dihubungi CNNIndonesia.com. (Ian)

- Advertisement -spot_img
@nusadaily.com

Peningkatan aktivitas gunung Semeru ##tiktokberita

♬ suara asli - Nusa Daily