Minggu, Oktober 17, 2021
BerandaNewsMetropolitanCegah Penyebaran COVID-19, Halal Bihalal Kantor Ditiadakan

Cegah Penyebaran COVID-19, Halal Bihalal Kantor Ditiadakan

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Dalam rangka mencegah penyebaran virus Covid-19, Kementerian Agama (Agama) mengeluarkan panduan ibadah Idul Fitri 2021, termasuk aturan halal bihalal atau open house dalam rangka syawalan lebaran tahun ini.

Kemenag mengumumkan, silaturahim dalam rangka Idul Fitri agar hanya boleh dilakukan bersama keluarga terdekat. Selain itu, juga diharapkan tidak menggelar kegiatan Open House/Halal Bihalai di lingkungan kantor atau komunitas.

BACA JUGA : Pemprov Lampung Minta ASN Lakukan Halal Bihalal Secara Daring – Nusadaily.com

Hal ini tertuang dalam Surat Edaran No SE 07 tahun 2021 tentang Panduan Penyelenggaraan Salat Idul Fitri Tahun 1442 H/2021 M di saat Pandemi Covid-19, yang diterbitkan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas.

“Panduan diterbitkan dalam rangka memberikan rasa aman kepada umat Islam dalam penyelenggaraan Salat Idul Fitri sekaligus membantu negara dalam pencegahan penyebaran Covid-19. Edaran ini mengatur kegiatan malam takbiran dan Salat Idul Fitri yang diselenggarakan di masjid dan lapangan terbuka,” tegas Gus Menag di Jakarta, Kamis (6/5/2021)

sebagaimana dikutip laman resmi Kemenag. Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas juga meminta kepada seluruh jajaran Kemenag untuk segera mensosialisasikan edaran tersebutsecara masif.

BACA JUGA : Patuhi Larangan Mudik, Wali Kota Batu: Tinggal di Rumah, Rumah Sakit atau Tinggal Kenangan – Imperiumdaily.com

“Terutama kepada pengurus masjid dan Panitia Hari Besar Islam serta masyarakat luas agar dilaksanakan sebagaimana mestinya,” lanjutnya.

Salah satu tradisi lebaran di Indonesia adalah syawalan atau halal bihalal. Yang biasanya dilakukan setelah melaksanakan shalat Idul Fitri (sholat Ied).

Dinamakan syawalan karena berlangsung mulai dari awal bulan Syawal pada kalender Hijriah. Syawalan atau Halalbihalal dilakukan dengan open house, berjabat tangan sambil memohon untuk dimaafkan segala kesalahan yang diperbuat, sampai dengan makan lebaran bersama.

BACA JUGA : Unik, ASN di Probolinggo Halal Bihalal Ala Physical Distancing – Noktahmerah.com

Meminimilasir Kontak Fisik

Namun, pada masa pandemi Covid-19 seperti saat ini, kegiatan yang berpotensi menciptakan kerumunan yang rentan penyebaran virus ini sebaiknya dibatasi.

Pada masa pandemi Covid-19 seperti ini, silaturahim atau halalbihalal tetap dapat dilakukan. Dengan cara yang sebisa mungkin meminimalisir kontak fisik, yakni bisa dilakukan secara virtual/daring/online.

Halalbihalal bisa dilakukan secara virtual atau online melalu platform atau media sosial yang menyediakan panggilan video. Seperti aplikasi WhatsApp, Zoom, Google Meet, bahkan Instagram.

Selain panggilan video, silaturahim juga dapaat dilakukan dengan cara telepon, pesan singkat dalam media sosial mengirimkan surat elektronik, mengirimkan ucapan dengan aplikasi kartu ucapan lebaran, mengirimkan stiker digital, atau mengirimkan video bersama keluarga.(lal)

- Advertisement -spot_img

BERITA POPULAR

AnyFlip LightBox Embed Demo

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img

berita khusus

Gerakan Gempur Rokok Ilegal yang Digalakkan Bea Cukai Sasar Desa Olean

NUSADAILY.COM - SITUBONDO - Gerakan gempur rokok ilegal (GGRI) yang digalakkan Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kabupaten Situbondo Bea Cukai Jember serta Kejari menyasar...