Senin, Agustus 15, 2022
BerandaNewsMetropolitanBRI Mampu Tekan Biaya Dana ke Tingkat Terendah Sepanjang Sejarah

BRI Mampu Tekan Biaya Dana ke Tingkat Terendah Sepanjang Sejarah

NUSADAILY.COM – JAKARTA – PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) Tbk mampu menekan biaya dana alias cost of fund ke tingkat terendah sepanjang sejarah seiring keberhasilan perseroan melakukan transformasi struktur liabilitas.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Pada akhir September 2021 biaya dana BRI mencapai 2,14 persen. Jauh lebih baik dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu sebesar 3,45 persen.

BACA JUGA : Dana BOS Pesantren Cair, Boleh untuk Biaya Transportasi dan Honor

“Perlu saya sampaikan cost of fund BRI 2,14 persen ini adalah yang terendah sepanjang sejarah,” ujar Direktur Utama BRI (Persero) Tbk Sunarso dalam keterangan resminya di Jakarta, Senin.

Sunarso menjelaskan penurunan biaya dana tersebut tak terlepas dari keberhasilan perseroan dalam meningkatkan dana murah atau Current Account Saving Account (CASA) yang tercatat Rp673,1 triliun pada triwulan ketiga 2021. Naik sekitar 5,3 persen dari periode yang sama tahun 2020 yang sebesar Rp639,2 triliun.

BACA JUGA : KPAI: Dana BOS Tidak Cukup untuk Pembiayaan Infrastruktur Sekolah Hadapi New Normal

Selain itu tabungan yang dihimpun BRI pada triwulan III 2021 mencapai Rp467,7 triliun dan giro sebesar Rp205,5 triliun. Naik dari masing-masing Rp424 triliun dan Rp215 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Adapun total dana pihak ketiga yang dibukukan BRI hingga September 2021 mencapai sebesar Rp1.121 triliun. Atau naik sekitar 5,5 persen dari kurun waktu yang sama pada 2020, yakni sebesar Rp1.062,7 triliun.

BACA JUGA : Wali Kota Medan Kuliahkan 300 Orang Pakai Dana Pribadi

Dia pun mengatakan penurunan biaya dana erat kaitannya dengan efisiensi biaya pendanaan yang dilakukan BRI melalui langkah-langkah strategis transformasi. Aeperti memperkuat pembayaran ritel dan transaksi perbankan.

“Jadi artinya, efisiensi dari sisi biaya pendanaan, biaya dana berhasil dilakukan oleh BRI melalui berbagai program transformasi tentunya. Dengan memperkuat pembayaran ritel, transaksi perbankan, dan berbagai inisiatif lain terkait dengan pembayaran .

Ia menambahkan perbaikan cost of fund menjadi salah satu pendorong kinerja pendapatan bunga bersih atau Net Interest Income (NII) yang tumbuh signifikan yaitu 26,88 persen menjadi Rp72,43 triliun pada triwulan III 2021.(lal)

BERITA KHUSUS

Gebyar Merah Putih, Pemkot Malang Pasang Belasan Ribu Bendera

NUSADAILY.COM – KOTA MALANG – Apel pagi jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Malang kental dengan nuansa kebangsaan, Senin (15/8/2022). Pasalnya, pada momen tersebut turut dilangsungkan...

BERITA TERBARU

Komnas HAM soal Pembunuhan Brigadir J: Tidak Ada Indikasi Penganiayaan

NUSADAILY.COM - JAKARTA - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menegaskan tidak menemukan indikasi adanya penganiayaan terhadap Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir...