Kamis, Oktober 21, 2021
BerandaNewsMetropolitanBRGM-Unmul Latih Warga Kembangkan Tambak Ramah Lingkungan

BRGM-Unmul Latih Warga Kembangkan Tambak Ramah Lingkungan

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM) bekerja sama dengan Universitas Mulawarman (Unmul) menggelar Sekolah Lapang Masyarakat Pengelolaan Mangrove dan Tambak Ramah Lingkungan di Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.

Kepala Kelompok Kerja (Kapokja) Edukasi dan Sosialisasi BRGM, Suwignya Utama mengatakan program yang digelar di Desa Muara Badak, Kutai Kartanegara, itu untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan serta menjadi pembelajaran masyarakat mangrove membangun tambak-tambak ramah lingkungan.

BACA JUGA : Pemkab Jember Tertibkan Pengelolaan Tambak Udang di Pesisir Pantai

“Kami berharap kegiatan sekolah lapang ini bisa dipraktikkan, lebih menguntungkan, dan meningkatkan perekonomian warga serta menjaga lingkungan. Jika ini berhasil, masyarakat yang sudah mendapatkan bantuan rehabilitasi mangrove bisa lihat tambak percontohan ini,” ujar Suwignya Utama melalui keterangan tertulis di Jakarta, Rabu.

Program tersebut, tambahnya, diikuti oleh 72 peserta yang terdiri dari petambak, mahasiswa, serta perwakilan dari Desa Mandiri Peduli Mangrove.

BACA JUGA : Kasus Sengketa Tambak Udang: Mediasi Belum Ada Titik Temu, Bupati Jember Akan Turun ke Lokasi

Dalam merumuskan solusi permasalahan yang dihadapi di lapangan, menurut dia, BRGM menjalin kemitraan dengan Unmul melalui skema matching fund Kedaireka.

Suwignya menambahkan kegiatan ini guna menunjukkan rehabilitasi mangrove melalui penanaman bibit mangrove tidak akan menutup usaha tambak. Justru akan meningkatkan produktifitas tambak.

BACA JUGA : Tiba-tiba Warga Tambak Kemerakan Demo Kontraktor RSUD Krian, Ada Apa ?

Menurut dia, Kalimantan Timur merupakan salah satu lokasi target percepatan rehabilitasi mangrove BRGM. Program rehabilitasi mangrove ini melibatkan masyarakat langsung dengan pendekatan padat karya dengan skema Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Target penanaman mangrove 2021 di Kalimantan Timur, tambahnya, seluas 5.880 hektare dengan realisasi mencapai 76,96 persen atau seluas 4.525 hektare.

BACA JUGA : Walau Bodong, Perusahaan Tambak Kuasai Tanah Sempadan Pantai Selatan Jember

Dosen dan peneliti Unmul Rita Diana mengatakan penerapan pengelolaan mangrove berbasis tambak dan lingkungan akan mengembangkan dan melakukan pembangunan demplot akuakultur (silvofishery) terintegrasi, mulai dari pembenihan udang, budi daya udang di tambak, pembuatan pakan mandiri dan budi daya kepiting soka di tambak.

Nantinya, demplot tersebut akan menjadi percontohan untuk pengelolaan tambak yang ramah lingkungan dengan pengaplikasian smart akuakultur.

“Sekolah lapang ini untuk menggali ilmu-ilmu praktik bukan teori saja. Kita bisa dapat pengalaman dari para petambak, para petambak nanti ada pengayaan ilmu juga, karena orang yang sehari-hari berhubungan dengan mangrove adalah para petambak,” ujarnya.(lal)

- Advertisement -spot_img
Nusa Magz Edisi 46

BERITA POPULAR

- Advertisement -spot_img

BERITA KHUSUS

@nusadaily.com

Akhir-akhir ini Kota Malang panas banget nih, ngadem dulu yuk🍦🍦 ##tiktoktaiment

♬ Happy Ukulele - VensAdamsAudio

LIFESTYLE

Polda Metro Periksa Rachel Vennya Hari Ini

0
NUSADAILY.COM - JAKARTA - Penyidik Polda Metro Jaya berencana memeriksa ​selebgram Rachel Vennya terkait dugaan kabur dari isolasi di Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet...