Kamis, Desember 2, 2021

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaNewsMetropolitanBPTJ Luncurkan Aplikasi L-Cov untuk Lacak Covid-19 lewat Android

BPTJ Luncurkan Aplikasi L-Cov untuk Lacak Covid-19 lewat Android

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Kementerian Perhubungan, meluncurkan aplikasi Lacak Covid-19 (L-Cov), yang bisa digunakan oleh pengguna ataupun operator transportasi umum.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Aplikasi ini berguna untuk memetakan, daerah mana yang tergolong zona merah dan akan dilalui transportasi umum.

“Melalui fitur Pantau Jalan, pengguna dapat mengetahui potensi penyebaran Covid 19 secara realtime, yang terdapat di sepanjang rute yang akan dilalui,” ungkap Kepala BPTJ Polana B. Pramesti dalam keterangan persnya, Selasa 9 Juni 2020.

Lebih lanjut, aplikasi yang rencananya akan diluncurkan pada 10 Juni 2020, mendatang ini, juga dilengkapi dengan fitur deteksi kondisi fisik.

Nantinya, para pengguna telepon seluler dengan sistem operasi android, bisa mendapatkan aplikasi L-Cov dari Google Play Store.

Selanjutnya, tahap pertama menggunakan aplikasi ini, pengguna sistem operasi android, diwajibkan registrasi dengan memasukkan data nama, nomor telepon seluler, domisili, dan membuat password.

Untuk itu, pengguna diminta memasukan kode verifikasi, yang sebelumnya telah dikirimkan oleh sistem melalui SMS, ke nomor telepon seluler pengguna.

“Tahap berikutnya, pengguna diharuskan melakukan diagnosa mandiri, dengan menjawab beberapa pertanyaan terkait gejala yang dirasakan, riwayat kontak dengan penderita terkonfirmasi Covid 19 dan riwayat perjalanan,” beber Polona.

“Hasil jawaban dari pengguna ini, yang akan diolah sistem untuk mendeteksi, apakah pengguna tergolong berpotensi terjangkit Covid 19 atau tidak,” sambungnya.

Setelah itu, aplikasi tersebut juga akan memberitahu, apakah daerah tempat pengguna berada tergolong zona merah Covid-19 atau tidak .

Selain itu, data terkait angka penyebaran Covid-19 juga akan disajikan di aplikasi ini. Data tersebut dijamin valid, lantaran aplikasi ini bekerja sama dengan Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19.

Polona juga berharap, aplikasi ini dapat mempermudah para pengguna transportasi, dalam memantau peredaran Covid-19 di tengah aktivitas sehari-hari.(via/aka)

- Advertisement -spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img

BERITA POPULAR