Minggu, Mei 29, 2022
BerandaNewsMetropolitanBocah 12 Tahun Tenggelam di Kali Pesanggrahan

Bocah 12 Tahun Tenggelam di Kali Pesanggrahan

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Seorang bocah laki-laki, Rangga Aditya (12) tenggelam karena tidak bisa berenang sehingga korban terseret pusaran air di Kali Pesanggrahan, Kota Jakarta Barat. 

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

BACA JUGA : Mancing Ikan, Bocah Tenggelam di Sungai Kalimas – Nusadaily.com

Menurut Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Jakarta selaku koordinator misi SAR (SMC) Hendra Sudirman di Jakarta, Rabu, korban terseret aliran kali pada Selasa (15/12) siang pukul 13.30 WIB.

Oleh karena itu, puluhan anggota SAR gabungan dikerahkan untuk mencari keberadaan korban dengan menyusuri aliran kali menggunakan perahu karet.

“Korban saat itu sedang bermain dengan teman-temannya dan ingin berenang di kali tersebut, akhirnya beberapa saat kemudian korban masuk ke dalam kali dan ternyata kali tersebut dalam serta korban tidak mempunyai kemampuan untuk berenang,” kata Hendra.

BACA JUGA : Tim SAR Temukan Bocah Tenggelam di Sungai Batanghari – Imperiumdaily.com

Hendra mengatakan pada saat kejadian, teman-teman korban kemudian berteriak minta tolong dan kemudian didengar oleh ibu korban yang saat itu tidak jauh dari lokasi kejadian.

Warga sekitar yang menyaksikan kejadian tersebut juga ingin menolong korban, namun naas korban telanjur menghilang karena tenggelam dan terbawa arus Kali Pesanggrahan.

Menurut Hendra, pihaknya mendapatkan informasi tersebut dari laporan masyarakat pada Selasa (15/12) malam, langsung bergerak menuju lokasi kejadian.

“Tim penyelamat sudah kami kerahkan sejak Selasa malam dan bergabung bersama unsur SAR gabungan melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian. Namun korban belum juga ditemukan hingga saat ini,” kata Hendra.

BACA JUGA : Berenang di Danau Singkarak, Siswa SMKN 2 Solok Tewas Tenggelam – Noktahmerah.com

Pencarian terhadap korban kembali dilanjutkan oleh tim SAR gabungan dengan membagi area pencarian menjadi tiga. Yakni unit pertama akan melakukan pencarian dengan penyisiran menggunakan perahu karet dengan radius tiga kilo meter dari lokasi kejadian.

Pencarian dan Pengamatan Secara Visual

Tim kedua akan melakukan pencarian dengan pengamatan secara visual melalui jalur darat sejauh dua kilo meter dari lokasi kejadian.

“Tim ketiga, apabila kondisi Kali Pesanggrahan memungkinkan akan dilakukan penyelaman dengan radius 10 meter dari lokasi kejadian,” kata Hendra.

Unsur yang terlibat dalam operasi SAR itu antara lain dari dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta, Polsek Kebon Jeruk, Damkar Jakarta Barat, PPSU Kedoya Selatan, Voulenteer Squad Emergency, Panakawan Merah Putih, Potsar Kedoya Raya, Tim Rescue Ambulance Jakarta, Dompet Dhuafa, SAR MTA, dan masyarakat.

Hendra berharap cuaca mendukung, sehingga operasi SAR mencari korban dapat berjalan lancar dan keberadaan korban segera ditemukan.(ros)

BERITA KHUSUS

Logo dan Maskot MTQ XXX Jatim 2023 Segera Rilis, Gus Ipul Apresiasi Karya Para Desainer

NUSADAILY.COM – PASURUAN – Pemerintah Kota (Pemkot) Pasuruan bakal segera memperkenalkan logo dan maskot ajang Musabaqah Tilawatil Qur'an ke XXX Jawa Timur tahun 2023...

BERITA TERBARU

Real Madrid Juara Liga Champion

NUSADILY.COM – JAKARTA – Fans Real Madrid gembira ria. Karena tim pujaannya berhasil menjadi juara Liga Champions 2021/2022. Los Blancos meraihnya setelah menumbangkan Liverpool...
@nusadaily.com Ning Ita Dampingi Anak Penderita Thalasemia jalani Transfusi Darah #tiktokberita ♬ original sound - Nusa Daily

NUSADAILY.COM - JAKARTA - Seorang bocah laki-laki, Rangga Aditya (12) tenggelam karena tidak bisa berenang sehingga korban terseret pusaran air di Kali Pesanggrahan, Kota Jakarta Barat. 

BACA JUGA : Mancing Ikan, Bocah Tenggelam di Sungai Kalimas - Nusadaily.com

Menurut Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Jakarta selaku koordinator misi SAR (SMC) Hendra Sudirman di Jakarta, Rabu, korban terseret aliran kali pada Selasa (15/12) siang pukul 13.30 WIB.

Oleh karena itu, puluhan anggota SAR gabungan dikerahkan untuk mencari keberadaan korban dengan menyusuri aliran kali menggunakan perahu karet.

"Korban saat itu sedang bermain dengan teman-temannya dan ingin berenang di kali tersebut, akhirnya beberapa saat kemudian korban masuk ke dalam kali dan ternyata kali tersebut dalam serta korban tidak mempunyai kemampuan untuk berenang," kata Hendra.

BACA JUGA : Tim SAR Temukan Bocah Tenggelam di Sungai Batanghari - Imperiumdaily.com

Hendra mengatakan pada saat kejadian, teman-teman korban kemudian berteriak minta tolong dan kemudian didengar oleh ibu korban yang saat itu tidak jauh dari lokasi kejadian.

Warga sekitar yang menyaksikan kejadian tersebut juga ingin menolong korban, namun naas korban telanjur menghilang karena tenggelam dan terbawa arus Kali Pesanggrahan.

Menurut Hendra, pihaknya mendapatkan informasi tersebut dari laporan masyarakat pada Selasa (15/12) malam, langsung bergerak menuju lokasi kejadian.

"Tim penyelamat sudah kami kerahkan sejak Selasa malam dan bergabung bersama unsur SAR gabungan melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian. Namun korban belum juga ditemukan hingga saat ini," kata Hendra.

BACA JUGA : Berenang di Danau Singkarak, Siswa SMKN 2 Solok Tewas Tenggelam - Noktahmerah.com

Pencarian terhadap korban kembali dilanjutkan oleh tim SAR gabungan dengan membagi area pencarian menjadi tiga. Yakni unit pertama akan melakukan pencarian dengan penyisiran menggunakan perahu karet dengan radius tiga kilo meter dari lokasi kejadian.

Pencarian dan Pengamatan Secara Visual

Tim kedua akan melakukan pencarian dengan pengamatan secara visual melalui jalur darat sejauh dua kilo meter dari lokasi kejadian.

"Tim ketiga, apabila kondisi Kali Pesanggrahan memungkinkan akan dilakukan penyelaman dengan radius 10 meter dari lokasi kejadian," kata Hendra.

Unsur yang terlibat dalam operasi SAR itu antara lain dari dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta, Polsek Kebon Jeruk, Damkar Jakarta Barat, PPSU Kedoya Selatan, Voulenteer Squad Emergency, Panakawan Merah Putih, Potsar Kedoya Raya, Tim Rescue Ambulance Jakarta, Dompet Dhuafa, SAR MTA, dan masyarakat.

Hendra berharap cuaca mendukung, sehingga operasi SAR mencari korban dapat berjalan lancar dan keberadaan korban segera ditemukan.(ros)