Senin, September 26, 2022
BerandaNewsMetropolitanBegini Kata PP Muhammadiyah soal Din Syamsuddin Dinilai Radikal

Begini Kata PP Muhammadiyah soal Din Syamsuddin Dinilai Radikal

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Sekretaris Umum PP Muhamamdiyah, Abdul Mu’ti menilai laporan GAR ITB ke KASN dan BKN soal dugaan radikalisme Din Syamsuddin keliru dan salah alamat. Mu’ti menyebut Din merupakan tokoh yang telah menggagas konsep Negara Pancasila di PP Muhammadiyah.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

“Sangat lah keliru menilai Pak Din sebagai seorang yang radikal,” kata Mu’ti dalam keteranganya seperti dikonfrimasi CNNIndonesia.com, Sabtu (13/2).

BACA JUGA : Begini Ceritanya hingga Din Syamsuddin Dilaporkan ke KASN – Nusadaily.com

Mu’ti menyebut tudingan GAR ITB kepada Ketua Umum Muhammadiyah periode 2005-2015 itu tidak berdasar. Mu’ti mengenal Din sebagai orang yang aktif mendorong moderasi beragama dan kerukunan antar umat beragama.

Din, kata Mu’ti, adalah orang yang telah menggelar pertemuan ulama dunia di Bogor. Pertemuan itu melahirkan Bogor Message yang menyepakati Islam sebagai agama yang moderat.

Bogor Message adalah kesepakatan sejumlah negara yang sejajar dengan Amman Message dan Common Word. Dalam forum itu, lanjut Mu’ti, Din adalah moderator Asian Conference of Religion for Peace (ACRP) dan co-president of World Religion for Peace (WCRP).

BACA JUGA : Pernikahan Kali ke-Tiga, Din Syamsuddin Nikahi Cucu Pendiri Ponpes Gontor – Noktahmerah.com

“Tentu masih banyak lagi peran penting Pak Din dalam forum dialog antar iman … Sebagai akademisi dan ASN, Pak Din adalah seorang guru besar politik Islam yang terkemuka,” ujarnya.

Guru Besar Hubungan Internasional

Deklarator Koalisi Aksi Menyelematkan Indonesia (KAMI) itu, kata Mu’ti, juga tercatat sebagai satunya guru besar Hubungan Internasional di Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta.

Di tengah kesibukannya di luar kampus, Din juga aktif mengajar, membimbing mahasiswa, dan menguji tesis atau disertasi.

BACA JUGA : Sekelumit tentang Rashda Diana, Cucu Pendiri Ponpes Gontor yang Dinikahi Din Syamsuddin Pagi Ini – Imperiumdaily.com

Oleh sebab itu, menurut Mu’ti, bila Din kemudian diketahui banyak melontarkan kritik kepada pemerintah, itu tak lebih dari panggilan iman. Mu’ti bilang kritik adalah hal wajar dalam demokrasi dan itu diperlukan dalam bernegara.

“Dalam situasi negara yang syarat dengan masalah, sebaiknya semua pihak berpikir dan bekerja serius mengurus dan menyelesaikan berbagai problematika kehidupan,” katanya.

Din Syamsuddin dilaporkan GAR ITB atas dugaan pelanggaran kode etik ASN dalam pernyataan soal sengketa Pilpres pada 2019 lalu dan selama di KAMI.

“Dalam konteks ini GAR ITB mendesak KASN agar segera dapat memutuskan adanya pelanggaran kode etik dan kode perilaku Pegawai ASN yang dilakukan oleh Terlapor,” ujar Juru Bicara GAR ITB Shinta Madesari.

Melimpahkan Laporan Dugaan Pelanggaran Kode Etik

KASN sendiri telah melimpahkan laporan dugaan pelanggaran kode etik dan perilaku yang dilakukan oleh Din Syamsuddin ke Kemenag. Selain ke Kemenag, laporan yang dilayangkan GAR ITB itu juga diteruskan ke Satuan Tugas Penanganan Radikalisme ASN.

Sejumlah pihak turut merespons tudingan radikal terhadap Din. Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas meminta tak sembarangan memberi label kepada Din sebagai seorang yang radikal. Yaqut menyebut persoalan dugaan pelanggaran kode etik Din harus dilihat secara proporsional.

Sementara, Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah Sunanto mengatakan pihaknya tengah menyiapkan langkah hukum terhadap GAR ITB yang melaporkan Din terkait dugaan radikalisme. Pemuda Muhammadiyah, kata Sunanto, tak terima Din dituding terlibat tindakan radikalisme.(han)

BERITA KHUSUS

Unipma Lakukan Pengabdian Pengembangan Ekonomi Kreatif Berbasis Digitalisasi Pasar Desa Klumutan Saradan Madiun

NUSADAILY.COM – MADIUN - Kemiskinan merupakan salah satu permasalahan yang saat ini dihadapi oleh sebagian besar masyarakat kita, khususnya masyarakat yang tinggal di pedesaan....

BERITA TERBARU

Duh! Dikirim Sejak 1,5 Tahun Lalu, Paket Barang Bukti Meledak di Asrama Brimob

NUSADAILY.COM - INDRAMAYU - Polres Indramayu memeriksa pengirim yang namanya tertera dalam paket yang meledak di Asrama Polisi Sukoharjo, Jawa Tengah. Pengirim mengaku pernah...