Kamis, Juni 30, 2022
BerandaNewsMetropolitanBar Brotherhood Tempat Millen Cyrus Ditangkap Terancam Dapat Sanksi Berat

Bar Brotherhood Tempat Millen Cyrus Ditangkap Terancam Dapat Sanksi Berat

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Satpol PP Jakarta Selatan menyiapkan sanksi berat bagi Bar Brotherhood Gunawarman, Kebayoran Baru, tempat selebgram Millen Cyrus ditangkap, Minggu (28/2) dini hari. Kafe tersebut dinilai melakukan pelanggaran protokol kesehatan dan jam operasional yang diatur dalam Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) maupun Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

“Sanksi penutupan dan penyegelan sudah diberikan, untuk sanksi berikutnya apakah melanggar peraturan daerah atau peraturan gubernur sedang dibahas oleh Satpol PP provinsi dan Dinas Pariwisata sebagai pembina,” kata Kepala Satpol PP Jakarta Selatan Ujang Hermawan kepada Antara.

BACA JUGA: Terjaring Razia Prokes, Millen Cyrus Malah Positif Narkoba

Ujang menyebutkan, tempat Usaha yang melebihi batas waktu operasional selama PPKM akan dikenakan sanksi sesuai Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 3 Tahun 2021.

Dalam Pergub Nomor 3 Tahun 2021 Pasal 12 disebutkan sanksi diberikan berupa teguran tertulis, penghentian sementara kegiatan, denda administratif, pembekuan sementara izin dan atau pencabutan izin.

“Kita koordinasi dengan Satpol PP DKI Jakarta untuk sanksi-sanksi berikutnya, apakah melanggar PPKM atau perda dan pergub akan dikaji oleh Pol PP DKI dan Dinas Pariwisata,” kata Ujang.

Sebelumnya, Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya bersama dengan Satpol PP DKI Jakarta melakukan razia protokol kesehatan di Bar Brotherhood Gunawarman, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Bar Brotherhood Gunawarman juga masih beroperasi dan padat pengunjung meski Pemprov DKI Jakarta telah membatasi jam operasional kafe, bar dan restoran hanya sampai pukul 21.00 WIB.

Dalam razia pukul 00.15 WIB, salah satu pengunjung selebgram Millen Cyrus terjaring razia petugas.

BACA JUGA: 18 Tempat Usaha Langgar PPKM Bekasi Disegel

Untuk kedua kalinya keponakan Ashanty tersebut diamankan petugas, lantaran hasil tes urine yang bersangkutan menunjukkan positif mengandung benzodiazepam (benzo).

Dalam razia tersebut, petugas Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya melakukan tes usap antigen untuk memastikan tidak ada kemunculan klaster baru Covid-19.

Usai mengosongkan bar, petugas Satpol PP kemudian menyegel tempat tersebut dan petugas Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya juga memasang garis polisi di Koda Bar.(lna)

BERITA KHUSUS

Kabar Gembira! Internet Gratis Masuk RW, Wali Kota Pasuruan: Ada 68 Titik

NUSADAILY.COM – KOTA PASURUAN – Warga Kota Pasuruan kini semakin dimanjakan dengan layanan internet gratis. Tidak hanya sebatas pada ruang publik, seperti taman-taman kota,...

BERITA TERBARU

Transfer Lewandowski ke Barcelona Belum Juga Deal, karena Kendala Ini

NUSADAILY.COM - JAKARTA - Barcelona belum juga mampu mewujudkan transfer Robert Lewandowski. Barcelona meminta Lewandowski bersabar karena mereka masih terus mengusahakan kepindahannya. Barcelona menjadikan Lewandowski...