Kamis, Desember 9, 2021

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaNewsMetropolitanBamsoet Dukung Langkah Pemerintah Perketat Aturan Perlintasan WNA

Bamsoet Dukung Langkah Pemerintah Perketat Aturan Perlintasan WNA

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo (Bamsoet) merespon positifi atas kebijakan terbaru pemerintah, yang memperketat aturan pelintasan orang dari dan ke Indonesia, dengan melarang Warga Negara Asing (WNA), dalam 14 hari terakhir berkunjung ke delapan negara yang memiliki kasus virus Covid-19, yakni (Iran, Italia, Vatikan, Spanyol, Prancis, Jerman, Swiss dan Inggris) masuk ke Indonesia, berlaku mulai 20 Maret 2020.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Politisi Partai Golongan Karya (Golkar) itu, mendukung dan mengapresiasi sikap pemerintah yang melarang pelancong dari delapan negara tersebut masuk ke Indonesia, sebagai konsekuensi dari upaya pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19 di Indonesia.

“Saya berharap, pihak imigrasi yang bertugas di pintu-pintu masuk seperti bandara dan pelabuhan, agar secara konsekuen melaksanakan perintah tersebut sebagai upaya pencegahan masuknya virus Covid-19 ke Indonesia,” ujar Bamsoet di Jakarta Rabu 18 Maret 2020.

Selain itu, Wakil Ketua KADIN itu juga mengimbau kepada seluruh komponen bangsa untuk saling bahu membahu, serta memberikan dukungan kepada pemerintah dalam mengatasi perkembangan dan penyebaran virus Covid-19 di Tanah Air.

Bamsoet juga berharap, pemerintah segera mendata dan memberikan persediaan tambahan Alat Pelindung Diri (APD) maupun kebutuhan atau alat kesehatan lainnya bagi para tenaga medis di setiap Rumah Sakit, khususnya bagi RS rujukan yang menangani pasien Covid-19, mengingat sudah adanya tenaga medis yang menjadi korban positif terinfeksi virus tersebut.

“Kurangnya APD untuk para tenaga medis, baik dokter maupun perawat di fasilitas kesehatan yang menangani pasien Covid-19, menyusul kian melonjaknya pasien yang dinyatakan positif terjangkit virus Covid-19, Pemerintah juga harus membuat prosedur khusus penanganan pasien Covid-19 bagi para tenaga medis, agar perlindungan tenaga kesehatan dapat terjaga,” tuturnya.

Ia juga mendorong, agara Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, bisa memastikan sistem pembelajaran secara online di sekolah-sekolah maupun di universitas tetap terus dilakukan, dengan memberikan fasilitas, sarana, maupun prasarana belajar-mengajar secara online (seperti aplikasi secara gratis) maupun metode pembelajaran yang dapat dilakukan, sehingga siswa atau siswi di sekolah dan mahasiswa atau mahasiswi di Universitas tetap dapat melakukan kegiatan belajar-mengajar secara maksimal di tengah mewabahnya Covid-19 di Indonesia. (via)

- Advertisement -spot_img
@nusadaily.com

Peningkatan aktivitas gunung Semeru ##tiktokberita

♬ suara asli - Nusa Daily