Sabtu, Mei 28, 2022
BerandaNewsMetropolitanAnies: Vaksinasi bagi Pengungsi Merupakan Tugas Kemanusiaan

Anies: Vaksinasi bagi Pengungsi Merupakan Tugas Kemanusiaan

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan, vaksinasi bagi para pencari suaka atau pengungsi dari negara lain yang ada di Ibu Kota merupakan tugas kemanusiaan.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

“Saya ingin garisbawahi ini adalah tugas kemanusiaan. Dan pesannya sederhana. ‘We are not fully protected until everyone is protected’. Itu pesan penting. Tak mungkin kita bisa sepenuhnya terlindungi, bila tidak setiap kita terlindungi,” kata Anies usai meninjau vaksinasi bagi pencari suaka di GOR Bulungan, Jakarta Selatan, Kamis.

BACA JUGA : 720 Narapidana Lapas Surabaya Belum Tersentuh Vaksinasi COVID-19

Anies bersyukur bahwa warga Jakarta dapat mengayomi para pencari suaka sehingga merasa nyaman dan tenang berada di Ibu Kota.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini mengatakan, harapan para pencari suaka untuk mendapat ketenangan selama pandemi COVID akhirnya dapat terwujud lewat vaksinasi yang dimulai hari ini.

“Kami warga Jakarta patut bersyukur kita dapat mengayomi saudara-saudara beda bangsa yang berstatus pengungsi di tempat kita sehingga mereka dapat merasa tenang,” kata Anies.

BACA JUGA : Polres Jember Gelar Vaksinasi dan Giat Baksos Massal

Di sisi lain, Anies mengapresiasi UNHCR karena mereka bekerja keras memfasilitasi para pengungsi selama ini. “Kepada UNHCR kami sampaikan terima kasih. Yang dikerjakan mereka adalah kerja kemanusiaan yang luar biasa,” katanya.

Fasilitas para Pengungsi

Menurut dia, memfasilitasi para pengungsi itu bukanlah pekerjaan yang sederhana, melainkan tugas yang rumit, mulai dari kebutuhan dasar sampai administrasi.

Dia mengharapkan vaksinasi tahap awal bagi pengungsi ini menjadi awal baik untuk menyelesaikan vaksinasi bagi sekitar 7.000 orang pencari suaka di Ibu Kota.

BACA JUGA : Tokoh Muda Balangan Ajak Milenial Lakukan Vaksinasi

“Hari ini ada sekitar 7.000 orang pengungsi di Jakarta. Mudah-mudah bisa tuntas sehingga di Jakarta semua bisa terlindungi,” katanya.

Ketua Kadin DKI Diana Dewi menuturkan, dalam vaksinasi ini ada sekitar 600 pencari suaka yang mengikuti vaksinasi tahap pertama di GOR Bulungan dengan vaksin Sinopharm.

Penerima vaksin tersebut berasal dari 13 negara. Yakni, Afganistan, Somalia, Sri Lanka, Irak, Iran, Mesir, Yaman, Sudan, Ethiopia, Paskistan, Myanmar, Uganda dan Kongo.

BACA JUGA : Bupati Sumenep Pantau Vaksinasi COVID-19 di Pesantren

Diana menjelaskan dari total penerima vaksin tersebut, Afganistan menjadi penyumbang pencari suaka terbanyak dengan 313 orang.(ros)

BERITA KHUSUS

Logo dan Maskot MTQ XXX Jatim 2023 Segera Rilis, Gus Ipul Apresiasi Karya Para Desainer

NUSADAILY.COM – PASURUAN – Pemerintah Kota (Pemkot) Pasuruan bakal segera memperkenalkan logo dan maskot ajang Musabaqah Tilawatil Qur'an ke XXX Jawa Timur tahun 2023...

BERITA TERBARU

Usung Pembelajaran Bahasa, Sosial dan Budaya dalam MBKM, UM Gelar Seminar Nasional

NUSADAILY.COM – MALANG – Dalam rangka menyukseskan gerakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) khususnya bidang pembelajaran bahasa, sastra dan budaya. Departemen Sastra Jerman Universitas...
@nusadaily.com Ning Ita Dampingi Anak Penderita Thalasemia jalani Transfusi Darah #tiktokberita ♬ original sound - Nusa Daily

NUSADAILY.COM - JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan, vaksinasi bagi para pencari suaka atau pengungsi dari negara lain yang ada di Ibu Kota merupakan tugas kemanusiaan.

"Saya ingin garisbawahi ini adalah tugas kemanusiaan. Dan pesannya sederhana. 'We are not fully protected until everyone is protected'. Itu pesan penting. Tak mungkin kita bisa sepenuhnya terlindungi, bila tidak setiap kita terlindungi," kata Anies usai meninjau vaksinasi bagi pencari suaka di GOR Bulungan, Jakarta Selatan, Kamis.

BACA JUGA : 720 Narapidana Lapas Surabaya Belum Tersentuh Vaksinasi COVID-19

Anies bersyukur bahwa warga Jakarta dapat mengayomi para pencari suaka sehingga merasa nyaman dan tenang berada di Ibu Kota.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini mengatakan, harapan para pencari suaka untuk mendapat ketenangan selama pandemi COVID akhirnya dapat terwujud lewat vaksinasi yang dimulai hari ini.

"Kami warga Jakarta patut bersyukur kita dapat mengayomi saudara-saudara beda bangsa yang berstatus pengungsi di tempat kita sehingga mereka dapat merasa tenang," kata Anies.

BACA JUGA : Polres Jember Gelar Vaksinasi dan Giat Baksos Massal

Di sisi lain, Anies mengapresiasi UNHCR karena mereka bekerja keras memfasilitasi para pengungsi selama ini. "Kepada UNHCR kami sampaikan terima kasih. Yang dikerjakan mereka adalah kerja kemanusiaan yang luar biasa," katanya.

Fasilitas para Pengungsi

Menurut dia, memfasilitasi para pengungsi itu bukanlah pekerjaan yang sederhana, melainkan tugas yang rumit, mulai dari kebutuhan dasar sampai administrasi.

Dia mengharapkan vaksinasi tahap awal bagi pengungsi ini menjadi awal baik untuk menyelesaikan vaksinasi bagi sekitar 7.000 orang pencari suaka di Ibu Kota.

BACA JUGA : Tokoh Muda Balangan Ajak Milenial Lakukan Vaksinasi

"Hari ini ada sekitar 7.000 orang pengungsi di Jakarta. Mudah-mudah bisa tuntas sehingga di Jakarta semua bisa terlindungi," katanya.

Ketua Kadin DKI Diana Dewi menuturkan, dalam vaksinasi ini ada sekitar 600 pencari suaka yang mengikuti vaksinasi tahap pertama di GOR Bulungan dengan vaksin Sinopharm.

Penerima vaksin tersebut berasal dari 13 negara. Yakni, Afganistan, Somalia, Sri Lanka, Irak, Iran, Mesir, Yaman, Sudan, Ethiopia, Paskistan, Myanmar, Uganda dan Kongo.

BACA JUGA : Bupati Sumenep Pantau Vaksinasi COVID-19 di Pesantren

Diana menjelaskan dari total penerima vaksin tersebut, Afganistan menjadi penyumbang pencari suaka terbanyak dengan 313 orang.(ros)