Menlu: 431 WNI Peserta Tabligh Akbar di India Dijatuhi Hukuman Denda

  • Whatsapp
Menlu Retno Marsudi.
banner 468x60

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Menteri Luar Negeri (Menlu) RI, Retno Marsudi mengungkapkan, dari total 751 Warga Negara Indonesia (WNI) anggota Tablighi Jamaat di India. 431 orang di antaranya mengajukan plea bargain dan mendapatkan putusan pengadilan berupa denda.

"
"

Baca Juga

"
"

“Mereka yang mengajukan plea bargain, telah mendapatkan putusan pengadilan berupa denda yang berkisar antara 5.000 hingga 10.000 rupee (Rp 977.000 hingga Rp 1,9 juta),” ungkap Retno, dalam pengarahan media secara virtual, pada Jumat 7 Agustus 2020.

Bagi 431 WNI yang telah dapat putusan pengadilan dan menyelesaikan pembayaran denda. Perwakilan Indonesia terus memberikan pendampingan pengurusan clearance dari Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) India. Serta exit permit keimigrasian sebagai prasyarat kepulangan ke Tanah Air.

Mereka termasuk dalam anggota Tablighi Jamaat yang berada di India. Dan mengikuti tabligh akbar di negara tersebut pada pertengahan Maret 2020.

Tablig akbar yang digelar di Nizamuddin, New Delhi, itu telah dikaitkan dengan ribuan kasus infeksi Covid-19 di India. Sementara itu, dari 751 WNI anggota Tablighi Jamaat yang berada di India. 50 orang di antaranya telah berhasil dipulangkan ke Indonesia.

“Hingga saat ini, pemerintah Indonesia melalui perwakilan RI di India terus mengupayakan pemulangan 701 WNI lainnya,” jelasnya.

Selain itu, sebanyak lima WNI peserta tablig akbar mengajukan not plead guilty. Sehingga proses persidangan mereka dilanjutkan.

“Dalam hal ini, KBRI New Delhi terus memberikan pendampingan hukum,” ujarnya.

“Sementara itu, 286 WNI peserta tabligh akbar yang berada di luar kawasan New Delhi, masih dalam proses hukum,” tutupnya.(via/aka)

Post Terkait

banner 468x60