Kamis, Agustus 18, 2022
BerandaNewsMenko: Kami Tahu Siapa yang Membiayai Demo Buruh!

Menko: Kami Tahu Siapa yang Membiayai Demo Buruh!

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Menteri Perekonomian (Menko) Airlangga Hartanto mengungkapkan jika pemerintah mengetahui dalang dibalik aksi demonstrasi menolak UU Omnibus Law.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Hal tersebut diungkapkannya pada siaran CNBC Indonesia TV, Kamis 08 Oktober 2020.

“Sebetulnya pemerintah tahu siapa di belakang demo itu. Jadi kita tahu siapa yang menggerakkan, kita tahu siapa sponsornya. Kita tahu siapa yang membiayainya, sehingga kami berharap 7 fraksi di DPR juga merepresentasi rakyat,” ujar Airlangga siaran CNBC Indonesia TV.

BACA JUGA: Demo Kota Malang Rusuh, Water Canon vs Batu dan Petasan

Menurut Airlangga, orang ‘di balik layar’ yang menggerakkan dan membiayai aksi demonstrasi tersebut memiliki ego yang sangat besar. Di tengah pandemi mereka menggerakkan demo, namun orang di balik layar ini tidak ikut dalam demo.

Oleh karena itu, sponsor dari aksi massa yang menolak Undang-Undang Cipta Kerja ini sudah dipantau oleh pemerintah.

Dia menambahkan jika Pemerintah pun, tidak akan segan-segan melakukan tindakan tegas secara hukum, apabila situasi aksi massa yang terjadi di berbagai daerah di Indonesia semakin ricuh.

Terlebih, di tengah pandemi Covid-19 saat ini, mengingat aksi demonstrasi melibatkan banyak orang, akan berbahaya untuk keselamatan semua masyarakat di Indonesia.

“Situasi sekarang adalah pembatasan sosial berskala besar (PSBB), jadi ini berpotensi untuk menyebarkan Covid-19. Oleh karena itu, dalam PSBB sudah jelas aturannya dan pemerintah sudah berbicara dengan aparat untuk melakukan tindakan tegas,” jelas Airlangga.

Dia menjelaskan jika penularan Covid-19 tidak kunjung berhenti, akan butuh waktu yang panjang lagi untuk memulihkan ekonomi.

Oleh karena itu, dia menegaskan pemerintah tidak akan segan untuk membawa kasus ini ke jalur hukum jika situasi semakin tidak kondusif.

Mobilisasi aksi

Airlangga pun meyakini, mobilisasi aksi demonstrasi penolakan Undang-Undang Cipta Kerja ini sudah dirancang dengan rapi, bahkan sebelum UU Cipta Kerja disahkan di DPR.

“Dan dimobilisasinya itu sebelum undang-undang diketok dan jadwalnya sudah dibuat tanggalnya. Jadi kita harus melihat secara objektif bahwa ini memang ada gerakan dari mereka di balik layar yang memang ingin mendapatkan perhatian,” tutur Airlangga.

BACA JUGA: Ribuan Buruh Demo di Jakarta, Produksi Pabrik Terhenti

Pemerintah bahkan mengetahui, meski 90% pabrik tetap beroperasi dan berproduksi, tapi mereka tetap mengirimkan utusan karyawannya untuk melakukan aksi massa.

“Memang ada beberapa pabrik ‘mengirimkan utusan’ karena mereka khawatir pabriknya terganggu. Nah, ini lah tentu sebagai pengikut-pengikut ‘merasa harus berpartisipasi’ dalam kegiatan-kegiatan semacam ini,” ujarnya.

BERITA KHUSUS

BERITA TERBARU

Ojo Dibandingke Lagunya Dinyanyikan di Istana Merdeka, Abah Lala: Bangga, Alhamdulillah

NUSADAILY.COM - JAKARTA - Lagu dangdut berjudul Ojo Dibandingke dinyanyikan di Istana Merdeka dalam peringatan HUT ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia. Lagu tersebut dibawakan oleh...