Minggu, September 26, 2021
BerandaNewsKPK Konfirmasi Tujuh Saksi Subkontraktor Fiktif

KPK Konfirmasi Tujuh Saksi Subkontraktor Fiktif

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengonfirmasi tujuh saksi perihal aliran uang ke berbagai pihak dalam kasus korupsi pelaksanaan pekerjaan subkontraktor fiktif pada proyek-proyek yang dikerjakan PT Waskita Karya.

Penyidik KPK, Kamis (17/9) memeriksa tujuh saksi tersebut untuk tersangka mantan Kepala Divisi III/Sipil/II PT Waskita Karya Desi Arryani (DSA).

“Penyidik menggali pengetahuan para saksi tersebut terkait aliran uang ke berbagai pihak atas diberikannya pekerjaan subkontraktor tersebut,” ucap Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.

Tujuh saksi yang diperiksa, lima saksi dari pihak PT Waskita Karya masing-masing Ari Prasodo, Renov, Ritta , Sapto Wiratno, dan Desy. Serta dua saksi dari unsur swasta Megawaty dan Junaedi.

BACA JUGA: Ini Kata KPK Soal ‘Kesan Penegak Hukum RI Sangat Jelek’

Selain itu, kata Ali, penyidik juga menggali pengetahuan para saksi tersebut terkait dengan proses internal di PT Waskita Karya. Hal itu terkait pemberian pekerjaan kepada para subkontraktor.

Selain Desi, KPK juga telah menetapkan empat tersangka lainnya, yaitu mantan Kepala Bagian Pengendalian pada Divisi III/Sipil/II PT Waskita Karya yang juga Dirut PT Waskita Beton Precast Jarot Subana (JS), mantan Kepala Proyek dan Kepala Bagian Pengendalian pada Divisi III/Sipil/II PT Waskita Karya Fakih Usman (FU).

Selanjutnya, mantan Kepala Divisi II PT Waskita Karya periode 2011-2013 Fathor Rachman dan mantan Kepala Bagian Keuangan dan Risiko Divisi II PT Waskita Karya periode 2010-2014 Yuly Ariandi Siregar.

Lima tersangka itu diduga secara bersama-sama melakukan tindak pidana korupsi terkait pelaksanaan pekerjaan subkontraktor yang diduga fiktif. Pekerjaan pada pada proyek-proyek yang dikerjakan oleh Divisi III/Sipil/II PT Waskita Karya selama 2009 sampai dengan 2015.

Periode 2009-2015

BACA JUGA: KPK Dalami Peran Aktif Nurhadi pada Kasus Suap-Gratifikasi

Selama periode 2009-2015, setidaknya ada 41 kontrak pekerjaan subkontraktor fiktif. Pekerjaan pada 14 proyek yang dikerjakan oleh Divisi III/Sipil/II PT Waskita Karya.

Sedangkan perusahaan subkontraktor yang digunakan untuk melakukan pekerjaan fiktif tersebut adalah PT Safa Sejahtera Abadi, CV Dwiyasa Tri Mandiri, PT MER Engineering, dan PT Aryana Sejahtera.

Berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan Investigatif dalam rangka penghitungan kerugian keuangan negara dari BPK total kerugian negara sejumlah Rp202 miliar. (kal)

AnyFlip LightBox Embed Demo

BERITA POPULAR

- Advertisement -spot_img

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img

berita khusus

The Legion Nutrition dan Amarta Hills Berkolaborasi Gelar Body Competition

NUSADAILY.COM - KOTA BATU - Produsen suplemen olahraga, The Legion Nutrition tak berhenti memberikan dukungannya di bidang olahraga. Kali ini mereka ambil bagian sebagai...