Rabu, Agustus 17, 2022
BerandaNewsMetropolitanPimpinan MPR RI Lakukan Silaturrahmi Kebangsaan dengan Ketum NasDem

Pimpinan MPR RI Lakukan Silaturrahmi Kebangsaan dengan Ketum NasDem

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Bambang Soesatyo, Ketua MPR RI bersama beberapa Pimpinan lainnya bersilaturahmi dengan pengurus pusat Partai NasDem.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Pertemuan itu membahas perbaikan kualitas demokrasi di Indonesia termasuk pada Pemilu 2024.

Dalam kesempatan itu, Bamsoet mengapresiasi dukungan partai yang dipimpin oleh Surya Paloh tersebut yang menekankan perlunya konsolidasi politik mengembalikan kembali marwah MPR sebagai lembaga tertinggi negara.

Untuk itu, MPR RI akan meminta Badan Pengkajian MPR RI dan Komisi Kajian Ketatanegaraan MPR membuat kajian guna mengembalikan marwah MPR RI sebagai lembaga tertinggi negara.

BACA JUGA: Menko PMK Muhadjir Effendy Hadiri Pelantikan MD KAHMI dan Forhati Sumenep

“Bang Surya Paloh juga menyoroti perlunya perbaikan kualitas demokrasi Indonesia. Pengalaman Pemilu terakhir, polarisasi masih sangat tinggi. Politik identitas terlalu bermain. Sementara masih banyak masyarakat yang belum memiliki kematangan dalam berpolitik. Akibatnya, perpecahan akibat Pemilu atau Pilkada di kalangan masyarakat masih sangat tinggi. Kesadaran berbangsa dan bernegara serta kedewasaan dalam berpolitik mutlak diperlukan saat ini,” ujar Bamsoet dalam keterangannya, Sabtu (2/7/2022).

Ketua DPR RI ke-20 ini menjelaskan, Surya Paloh menekankan agar menjelang Pilpres 2024, MPR RI bisa membuat konvensi dengan mengundang semua calon presiden yang resmi bertarung untuk menjabarkan visi dan misi kebangsaannya di hadapan MPR, sehingga bisa menghasilkan konsensus bersama.

BACA JUGA: Terungkap! Dalang Pembunuhan Bos Rongsok di Sidoarjo, Nyawa Korban Dihargai Rp 100 Juta

“Kami sepakat dengan pernyataan Pak Surya Paloh, bahwa akhir muara dari penyelenggaraan Pemilu bukanlah untuk memecah belah persatuan bangsa. Narasi-narasi kebangsaan yang mengedepankan kedewasaan sikap politik dan mendorong kedewasaan berdemokrasi seperti ini, selaras dengan apa yang diperjuangkan oleh MPR untuk menjaga iklim politik tetap teduh,” jelas Bamsoet.

Wakil Ketua Umum Partai Golkar ini menerangkan, sejarah membuktikan mewujudkan Pemilu yang jujur, adil, dan berkualitas, bukanlah pekerjaan mudah. Bahkan seringkali Pemilu menghasilkan residu kontestasi politik, yang berimbas pada polarisasi rakyat, dan dapat memicu lahirnya konflik horizontal.

BACA JUGA: Lepas Rindu Bareng Keluarga, Calon Haji Ini Hampir Ketinggalan Rombongan

“Esensi dari kompetisi demokrasi adalah memenangkan hati rakyat, yang bermuara pada kepentingan rakyat. Bukan justru menempatkan rakyat pada kutub-kutub polarisasi yang sarat dengan potensi konflik,” kata Bamsoet.

Pimpinan MPR RI yang hadir antara lain, Lestari Moerdijat, Jazilul Fawaid, Syarif Hasan, dan Hidayat Nur Wahid. Sementara pengurus Nasdem yang hadir antara lain, Ketua Umum Surya Paloh, Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Enggartiasto Lukita dan Maxi Gunawan, Sekjen Johnny G Plate, Ketua Fraksi Nasdem DPR RI Roberth Rouw, serta Ketua DPP Amelia Anggraini dan Syarif Alkadrie.(han)

BERITA KHUSUS

BERITA TERBARU

Digugat Eks Pengacara Bayar Fee Rp 15 M, Begini Respons Bharada E

NUSADAILY.COM - JAKARTA - Bharada Richard Eliezer atau Bharada E digugat mantan kuasa hukumnya Deolipa Yumara untuk membayar fee Rp 15 miliar. Gugatan itu...