Kawasan Wisata Telaga Sarangan Magetan Tidak Ada Mesin ATM, Banyak Wisatawan Kebingungan Ambil Uang

  • Whatsapp
Kawasan wisata Telaga Sarangan, Kabupaten Magetan yang sedang ramai, Minggu (30/5)
banner 468x60

NUSADAILY.COM – MAGETAN – Tidak tersedianya Mesin Anjungan Mandiri atau ATM pada lokasi wisata Telaga Sarangan disayangkan oleh para wisatawan. Sudah sejak lama hal tersebut terjadi, namun belum juga direspon hingga hari ini.

Terlebih pada Muswil ke-V KAHMI yang digelar selama dua hari tersebut, sejumlah peserta delegasi yang tidak menyiapkan uang tunai terpaksa harus turun ke – bawah pada kecamatan Plaosan yang jaraknya cukup jauh. Bahkan sebagian pilih membatalkan mengambil uangnya, memutuskan tidak belanja oleh oleh buat keluarga.

Selain itu tidak tersedianya jasa ojek atau aplikasi angkutan lainnya untuk sampai ke mesin ATM membuat wisatawan enggan mengambil uang tunai. Wartawan nusadaily.com yang meliput jalannya muswil beberapa kali dimintai tolong oleh peserta terutama ibu ibu dari Kabupaten Banyuwangi Jember dan Malang untuk mengantar ke ATM di Plaosan mengambil uang.

“Kenapa lokasi wisata sebagus seindah dan sebesar sarangan ini tidak ada mesin ATM nya. Ini merepotkan bila harus turun ke bawah dengan jalan yang begini. Bila tidak ada yang mengantar ke ATM tentu tidak ada transaksi jual beli, ini berbanding dengan semangat pemulihan ekonomi saat pandemi, ” kata salah satu delegasi asal Banyuwangi yang enggan disebut namanya kepada nusadaily.com, Minggu (30/05/2021).

Keluhan tidak adanya mesin ATM di telaga Sarangan, juga disayangkan oleh delegasi perempuan yang lain. Bila delegasi laki laki mungkin tidak menjadi soal bisa turun ke bawah dimana lokasi ATM berada. ” Bila perempuan seperti saya dan yang lain kan takut, pasti akan membatalkan ambil uang,” terangnya.

Tersedianya mesin anjungan pada potensi ekonomi seperti tempat wisata seprti ini adalah penting, lanjutnya, karena bagi wisatawan yang tidak membawa uang cas akan membatalkan transaksi jual beli. Ini akan merugikan para pelaku wisata seperti pedagang oleh oleh maupun jasa lainnya.

” Semoga segera menjadi atensi dan segera direalisasi Pemkab Magetan soal tidak tersedianya mesin ATM di Telaga Sarangan ini, semangat pemulihan ekonomi terlihat dari tingginya perputaran uang di masyarakat, bila tidak ekonomi akan makin terpuruk saat pandemi sekarang ini, ” pungkasnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Pariwisata Magetan Joko Trihono mengatakan bahwa untuk usulan tersedianya mesin ATM di Sarangan sudah lama dan sudah diajukan. Namun realisasinya kapan belum tau. Dirinya mengaku akan segera menkomunikasikan dengan pihak pihak terkait. (nto/aka).