Kasus Dosen Pukul Wadir Pascasarjana UIN Surabaya Ditangani Polrestabes

  • Whatsapp
Surat bukti laporan ke polisi oleh korban pemukulan yang dilakukan dosen UIN Surabaya. (foto: oka/aka)
banner 468x60

NUSADAILY.COM-SURABAYA- Kasus pemukulan oleh salah satu oknum dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya, terhadap Wakil Direktur Pascasarjana, kini dilaporkan ke Polrestabes Surabaya,  Selasa (11/08/2020) pukul 17.10 WIB.

"
"

Baca Juga

"
"

Korban atas nama Ahmad Nur Fuad mendatangi Polrestabes Surabaya untuk melaporkan kasus pemukulan yang dilakukan oleh S, salah satu oknum dosen UIN Surabaya tersebut.

Kasus yang mencoreng nama baik almamater ini telah diterima oleh Polrestabes Surabaya Nomor STTLP/B/736/VIII/RES.1.6/2020/JATIM/Polrestabes Surabaya.

Ahmad Nur Fuad, melaporkan pelaku dengan perkara penganiayaan seperti yang tertera dalam pasal 351 KUHP.

Sebelumnya, korban sudah berencana akan menindaklanjuti kasus tersebut ke ranah hukum.  Apalagi, dirinya telah didukung dan diberikan kebebasan oleh rektorat mengenai hal itu.

Peristiwa ini bermula ketika pelaku tiba-tiba datang dan menemui korban untuk menanyakan perihal kebijakan yang diambil oleh korban tentang kegiatan untuk mahasiswa prodi pascasarjana yang mendapatkan beasiswa Kemenpora.

Pelaku merasa tidak dilibatkan dalam program tersebut.

Setelah mendengar penjelasan dari korban, pelaku merasa belum puas dan akhirnya memukul kepala korban. Peristiwa ini terjadi pada hari Senin, 10 Agustus 2020, kira-kira pukul 09.00 WIB.

Sementara itu, S, pelaku yang dikonfirmasi Nusadaily.com, di rumahnya hanya mengatakan bahwa peristiwa ini tidak terlalu penting untuk diurus.

Hal itu katanya karena ia menganggap bahwa peristiwa ini seperti benturan antara cangkir dan gelas. “Cangkir benturan dengan gelas kok diurus, gak pantes Mas,” kata pelaku.(oka/aka)

Post Terkait

banner 468x60