Kamis, September 29, 2022
BerandaNewsJerman Wajibkan Seluruh SPBU Pasang Charger Mobil Listrik

Jerman Wajibkan Seluruh SPBU Pasang Charger Mobil Listrik

NUSADAILY.COM-JAKARTA – Jerman mewajibkan semua stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) menyediakan pengisian daya untuk baterai mobil listrik. Kebijakan Jerman itu sebagai upaya mendorong dan mempercepat pergeseran penggunaan kendaraan ramah lingkungan ini.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Langkah ini dapat memberikan dorongan signifikan terhadap permintaan kendaraan listrik oleh masyarakat. Bersama dengan rencana stimulus subsidi 6.000 euro bagi kendaraan listrik.

Pengumuman Jerman mengikuti rencana Prancis untuk meningkatkan penjualan mobil listrik yang diumumkan minggu lalu oleh Presiden Macron.

“Ini adalah komitmen yang sangat jelas untuk kendaraan bertenaga baterai dan menetapkan mobilitas listrik sebagai teknologi masa depan,” kata spesialis penyimpanan energi The Mobility House, yang investornya termasuk Daimler, dan aliansi Renault-Nissan-Mitsubishi.

“Secara internasional ini menempatkan Jerman dalam kelompok pendukung kendaraan listrik baterai terkemuka,” kata mereka, dikutip dari Kantor Berita Antara, Minggu 7 Juni 2020.

Sebagai bagian dari stimulus pemerintah, 2,5 miliar euro akan dihabiskan untuk produksi sel baterai dan infrastruktur pengisian. Bidang sel baterai ini adalah sektor di mana perusahaan minyak utama, utilitas dan pembuat mobil, termasuk Shell, Engie, dan Tesla, berlomba-lomba untuk mendominasi.

Permintaan pelanggan untuk mobil listrik telah dibatasi oleh kekhawatiran tentang jangkauan operasi kendaraan yang terbatas.

Di Jerman, mobil listrik hanya mengambil porsi 1,8 persen dari registrasi mobil penumpang baru tahun lalu. Dengan mobil diesel dan bensin masing-masing menyumbang 32 persen dan 59,2 persen. (yos)

BERITA KHUSUS

Tujuh Poktan Situbondo Bakal Dapat Bantuan Alat Jemur Tembakau

NUSADAILY.COM - SITUBONDO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo menggelontorkan anggaran dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT) tahun 2022 sekitar Rp180 juta. Duit jumbo...

BERITA TERBARU

Tarif 4 Jalan Tol Ini Bakal Naik, Ada Tangerang-Merak hingga Pandaan-Malang

NUSADAILY.COM - JAKARTA - Sebanyak empat jalan tol kelolaan PT Astra Infrastruktur bakal naik tarifnya dalam waktu dekat. Sebanyak empat ruas jalan tol tersebut...

NUSADAILY.COM-JAKARTA - Jerman mewajibkan semua stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) menyediakan pengisian daya untuk baterai mobil listrik. Kebijakan Jerman itu sebagai upaya mendorong dan mempercepat pergeseran penggunaan kendaraan ramah lingkungan ini.

Langkah ini dapat memberikan dorongan signifikan terhadap permintaan kendaraan listrik oleh masyarakat. Bersama dengan rencana stimulus subsidi 6.000 euro bagi kendaraan listrik.

Pengumuman Jerman mengikuti rencana Prancis untuk meningkatkan penjualan mobil listrik yang diumumkan minggu lalu oleh Presiden Macron.

"Ini adalah komitmen yang sangat jelas untuk kendaraan bertenaga baterai dan menetapkan mobilitas listrik sebagai teknologi masa depan," kata spesialis penyimpanan energi The Mobility House, yang investornya termasuk Daimler, dan aliansi Renault-Nissan-Mitsubishi.

"Secara internasional ini menempatkan Jerman dalam kelompok pendukung kendaraan listrik baterai terkemuka," kata mereka, dikutip dari Kantor Berita Antara, Minggu 7 Juni 2020.

Sebagai bagian dari stimulus pemerintah, 2,5 miliar euro akan dihabiskan untuk produksi sel baterai dan infrastruktur pengisian. Bidang sel baterai ini adalah sektor di mana perusahaan minyak utama, utilitas dan pembuat mobil, termasuk Shell, Engie, dan Tesla, berlomba-lomba untuk mendominasi.

Permintaan pelanggan untuk mobil listrik telah dibatasi oleh kekhawatiran tentang jangkauan operasi kendaraan yang terbatas.

Di Jerman, mobil listrik hanya mengambil porsi 1,8 persen dari registrasi mobil penumpang baru tahun lalu. Dengan mobil diesel dan bensin masing-masing menyumbang 32 persen dan 59,2 persen. (yos)