Rabu, Januari 19, 2022

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaNewsJatimWilly Aditya: Penerapan Pancasila di Dunia Serba Digital Masih Sangat Penting

Willy Aditya: Penerapan Pancasila di Dunia Serba Digital Masih Sangat Penting

NUSADAILY.COM-MALANG- Willy Aditya, anggota MPR RI hadir di di Botani Cafe, Kota Malang. Menurutnya, Perkembangan teknologi digital semakin pesat. Namun, hal tersebut sejatinya tak membuat nilai-nilai luhur Pancasila di kehidupan bermasyarakat luntur. Apalagi, dalam masa pandemi covid-19.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

BACA JUGA: Willy Aditya Tularkan Nilai-Nilai Kebangsaan di Unusida – Nusadaily.com

BACA JUGA: Willy Aditya NasDem: Panglima TNI Cek Pasukan Elite untuk Evaluasi Internal – Imperiumdaily.com

“Di tengah pandemi seperti ini, harus membangkitkan semangat gotong royong di tengah-tengah masyarakat,” terang Willy Aditya, Anggota MPR RI di sela-sela mengisi acara Pancasila di Rumahku, Selasa (16/2/2021) di Botani Cafe, Kota Malang.

Secara sederhana, Willy mencontohkan, yakni membantu tetangga sekitar atau rekan yang membuat hand sanitizer dan diperjual belikan.

“Sebaiknya, kita membeli produk mereka. Tujuannya, untuk meningkatkan perekonomian mereka, sekaligus bergotong royong membantu sesama,” kata Willy.

Sebab, menurut Willy, dalam masa pandemi covid-19 seperti saat ini, kondisi perekonomian sedang tidak stabil. Sehingga, dibutuhkan kolaborasi.

“Kalau tidak dijemput (jemput bola) dan kolaborasi, tidak bisa. Momentum ini harus dimanfaatkan untuk saling bergotong royong,” papar Willy.

Menurut Willy, sikap gotong royong tersebut merupakan implementasi penerapan nilai-nilai Pancasula dalam kehidupan sehari-hari.

“Pancasila ini tidak berubah sejak jaman dahulu. Tinggal bagaimana kita bisa menggali setiap sequence dan dikembangkan dalam perilaku sehari-hari,” papar Willy.

Salah satunya, kata Willy, dengan penerapan Pancasila yang diawali dari rumah dan lingkungan keluarga. Sehingga, penerapan nilai Pancasila tidak sekadar seremonial saja.

“Ini sebuah ikhtiar agar bisa benar-benar diterapkan. Saya ubah kerangkanya, dari hal deduktif ke induktif. Untuk itu, dimulai dari rumah dan keseharian masyarakat,” pungkas Willy.(nda/cak)

spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
@nusadaily.com

Perampok di Sukun Malang Tertangkap di Taman Dayu Pandaan ##tiktokberita

♬ original sound - Nusa Daily