Rabu, Januari 19, 2022

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaNewsJatimWali Kota Malang Minta Petugas Awasi Pemudik Berkedok Wisatawan

Wali Kota Malang Minta Petugas Awasi Pemudik Berkedok Wisatawan

NUSADAILY.COM-MALANG- Wali Kota Malang minta petugas awasi pemudik berkedok wisatawan. Pemerintah Kota (Pemkot) Malang betul-betul serius dalam menindaklanjuti aturan larangan mudik dari pemerintah pusat. Selasa (27/4/2021), jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Malang menggelar Rapat Koordinasi mengenai menjelang masa larangan mudik di Kota Malang.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

BACA JUGA: Wali Kota Malang Tinjau Warga Penerima UHC – Nusadaily.com

BACA JUGA: Walikota Malang Distribusikan Bantuan Kepada Korban Gempa – Imperiumdaily.com

Dalam rakor tersebut, Pemkot Malang juga melakukan antisipasi terhadap pemudik yang berkedok wisatawan. Sebab, pergerakan dengan tujuan wisata tidak diatur larangannya. Namun, tetap akan diawasi.

“Nanti tetap mekanismenya ada. Kalau misal ada pengendara KT- nya Surabaya. Ditanya tujuannya ke mana, kalau mau wisata nanti harus ada pertanggungjawabannya. Untuk teknis masih kita atur gimana nanti mekanisme yang mau wisata. Protokol kesehatan juga harus tetap diterapkan,” terang Wali Kota Malang, Sutiaji.

Selain itu, dalam rakor tersebut, juga membahas tentang batasan, aturan dan mekanisme tertentu. Utamanya, terkait penyekatan.

“Untuk penyekatan sudah kan ditentukan di beberapa titik paling banyak di kabupaten. Tapi, di lingkup Malang Raya kan tidak ada pelarangan,” jelas Wali Kota Malang minta petugas sigap.

Ini Dua Titik Penyekatan di Kota Malang

Untuk penyekatan kendaraan di wilayah Kota Malang, akan diberlakukan di dua titik, yakni Exit Tol Madyopuro dan Jalan Raya Balearjosari (depan Graha Kencana). Selain itu, pemetaan pengawasan jalan tikus juga masih terus dikoordinasikan dengan Polresta Malang Kota.

“Kami juga akan bantu dengan cara koordinasi di tingkat-tingkat kelurahan. Perangkat wilayah juga kami minta petakan jalan tikus di wilayah masing-masing,” imbuh dia.

Selain itu, Pemkot Malang juga bakal menyediakan rumah isolasi yang ditempatkan di seluruh wilayah kelurahan yang ada.

Bagi masyarakat yang datang dari luar kota dan mendapat hasil swab antigen negatif, harus melakukan isolasi di tempat yang telah disediakan. Sebab, sesuai addendum SE Satgas No 13, meskipun hasilnya negatif harus dilakukan isolasi dulu selama lima hari. Akan tetapi, jika positif akan diarahkan ke rumah sakit rujukan atau RS Lapangan.

“Untuk teknis-teknis detail akan disusun dulu. Secepatnya karena kita butuh koordinasi lagi,” pungkas dia.

Nantinya, serangkaian aturan detail terkait larangan mudik, akan dibuat dalam Surat Edaran (SE) khusus yang akan segera dibentuk.(nda/cak)

spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
@nusadaily.com

Perampok di Sukun Malang Tertangkap di Taman Dayu Pandaan ##tiktokberita

♬ original sound - Nusa Daily