Senin, Agustus 15, 2022
BerandaNewsJatimWali Kota Eri Akan Gusur UMKM yang Jualan di Lahan Parkir Swalayan...

Wali Kota Eri Akan Gusur UMKM yang Jualan di Lahan Parkir Swalayan Surabaya

NUSADAILY.COM-SURABAYA- Wali Kota Eri akan gusur UMKM. Kebijakan Pemerintah Kota Surabaya akan menertibkan toko swalayan pelanggar perizinan. Yakni yang menyewakan lahan parkir tempat usahanya kepada Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

BACA JUGA: IPM Tertinggi, Khofifah Sampaikan Pesan Bung Karno ke Wali Kota Eri – Imperiumdaily.com

BACA JUGA: Hari Pertama Kerja, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi Pantau Vaksinasi COVID-19 – Nusadaily.com

Penertiban ini tercantum dalam Surat Pemberitahuan Pemanfaatan Bangunan Toko Swalayan Nomor 510/05905/436.7.21/2021. Pemerintah Kota Surabaya, mencantumkan nama 29 perusahaan pemilik swalayan di Kota Surabaya. Mereka yang melanggar Pasal 17 huruf e dan h Perda Surabaya Nomor 8 Tahun 2014 tentang Penataan Toko Swalayan.

Dalam Perda ini menyebutkan, “Setiap pelaku usaha dilarang mengubah atau menambah sarana tempat usaha tanpa izin.”

M Faruq Regional Corcom Manager PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk, mengatakan pada prinsipnya sebagai pelaku usaha akan berupaya menaati aturan yang dibuat pemerintah.

Namun yang perlu diperhatikan kata dia, bahwa tujuan dibukanya tenant adalah pemberdayaan UMKM karena sewanya juga tidak mahal, di kisaran lima ratus ribu sampai dengan tujuh ratus ribu rupiah per bulan, serta diberikan gratis listrik dan air.

Dia berharap Pemerintah Kota jika akan menggusur pedagang sudah harus memberikan solusi agar mereka para UMKM juga tetap bisa usaha.

“Kami mencoba menawarkan tenant pindah ke kota atau kabupaten lain spt Gresik, Sidoarjo atau Mojokerto sebagai solusinya karena kepedulian Alfamart kepada UMKM,” tukasnya terkait Wali Kota Eri akan gusur UMKM.

Ditambahkan Faruq, dalam kondisi pendemi masyarakat semakin sulit cari makan. Jadi pemerintah juga harus pikirkan nasib rakyat kecil.

“Janji Pak Wali Kota Surabaya baru waktu itu katanya ingin dekat dengan rakyat,” pungkasnya, yang mengaku baru enam swalayan Alfamart yang telah mendapat surat dari Disperindag Kota Surabaya.

Wati, salah seorang penyewa stan di halaman sebuah swalayan di kawasan Kedungsari, Kota Surabaya mengatakan, Senin pagi ini (15/3/2021), pihak swalayan mengirimkan surat edaran yang menyatakan tenant-tenant harus klir selama sepekan ke depan.

Disperindag Surabaya Sidak Marah-Marah

Reza, ditemui wartawan mengatakan Disperindag sidak, marah-marah kenapa lahannya disewakan, kan seharusnya untuk parkiran.

“Saya dua tahun ini tidak ada masalah. Katanya ada perintah dari Pak Wali Kota yang baru, tempat ini harus steril,” ujarnya.

Sejumlah pedagang UMKM Kota Surabaya mengaku gelisah atas kebijakan ini.

“Pak Wali Kota katanya utamakan kami UMKM. Kalau dilarang jualan tapi tidak ada solusi untuk UMKM-nya gimana nasib kami,” tutur sejumlah pedagang yang ogah dinamakan.

“Kami mau cari makan di mana. Padahal kami di sini sudah dua tahun rutin bayar sewa dan sudah punya pelanggan tetap cukup banyak,” ujar mereka.

Mayoritas para UMKM meminta Pemkot Surabaya tidak menggusur mereka tanpa ada solusi.

“Pemerintah Kota Surabaya jangan gegabah, jika tanpa ada solusi buat kami,” ujarnya.

Humas Pemkot Surabaya, Febri Adhitya Prajatara, saat dikonfirmasi beberapa kali terkait masalah ini belum memberikan respons. Baik jawaban via layanan WhatsApp atau telepon.(ima/cak)

BERITA KHUSUS

Gebyar Merah Putih, Pemkot Malang Pasang Belasan Ribu Bendera

NUSADAILY.COM – KOTA MALANG – Apel pagi jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Malang kental dengan nuansa kebangsaan, Senin (15/8/2022). Pasalnya, pada momen tersebut turut dilangsungkan...

BERITA TERBARU

Komnas HAM soal Pembunuhan Brigadir J: Tidak Ada Indikasi Penganiayaan

NUSADAILY.COM - JAKARTA - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menegaskan tidak menemukan indikasi adanya penganiayaan terhadap Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir...