Senin, September 20, 2021
BerandaNewsJatimVila di Banyuwangi Dilego untuk Bantu Rakyat Palestina

Vila di Banyuwangi Dilego untuk Bantu Rakyat Palestina

NUSADAILY.COM – BANYUWANGI -Sebuah foto penjualan rumah di Banyuwangi viral di media sosial. Pasalnya, rumah berkonsep vila itu dijual oleh pemiliknya, untuk membantu umat muslim Palestina yang menjadi korban kekejaman zionis Israel

Dalam foto itu tertulis nomer telepon penjualnya, dan nama dari vila tersebut, Puri de Fanny. Kemudian ada 4 foto kolase dan terdapat tulisan ‘Dijual untuk Palestina’. 

Triyanto, si empunya rumah membenarkan kabar penjualan rumah yang berada di Puri Brawijaya Blok XE 4-8 itu. Dirinya mengaku tergugah membantu warga Palestina yang saat ini menjadi korban serangan Zionis Israel. 

Keluarganya pun sepakat menjual rumahnya di Banyuwangi untuk didonasikan kepada rakyat palestina. “Kami telah sepakat untuk menjual rumah di Banyuwangi, yang nantinya akan kami donasikan pada rakyat Palestina,” tegas Triyanto. 

Triyanto menjelaskan rumah berukuran 3 kapling atau sekitar 230 meter persegi tersebut, merupakan tempat tinggal keluarganya saat masih dinas di Banyuwangi. Namun sejak akhir 2018, Triyanto dan keluarganya pindah dinas ke Malang, dan menyewakan rumah tersebut sebagai guest house. 

“Sejak saya pindah ke Malang rumah itu saya sewakan untuk guest house. Kini saya dan keluarga sepakat untuk menjual rumah tersebut,” kata Triyanto yang merupakan pegawai perpajakan itu.

Guest house bernama Puri de Fanny tersebut memiliki konsep perpaduan antara budaya Bali dan Osing Banyuwangi. Terdapat rumah tikel khas suku Osing (warga asli Banyuwangi) yang dipadukan dengan ornamen-ornamen Bali.

“Rumahnya berbentuk gaya arsitektur rumah Osing suku asli Banyuwangi. Selain itu terdapat ornamen-ornamen khas Bali. Ini mengingatkan saya waktu berdinas di Bali dulu,” kata Triyanto.

Dijual Rp 750 Juta

Tri mengaku menjual rumah itu seharga Rp 750 juta. Namun harga itu tidak mengikat dan bisa ditawari. Pihaknya saat ini masih menunggu penawaran tertinggi. 

“Saya tidak terlalu mematok harus seharga itu. Saat ini banyak teman-teman saya yang membantu menjualkan, dan sudah banyak yang menawar. Dalam seminggu ini akan saya jual pada penawar terbaik,” ujarnya.

Menurut Triyanto, ketika rumah itu terjual serta sudah dipotong pajak penjualan tanah dan bangunan, fee mediator penjualan, dan tanggungan saat pembangunan, nantinya 50 persen sisanya akan didonasikan untuk rakyat Palestina. 

“Terus terang saya masih punya tanggungan hutang sekitar Rp 100 juta pada yang membangun rumah itu dulu. Setelah semua terlunasi separuh dari penjualan akan kami donasikan pada Palestina,” jelas Triyanto.

Pihaknya juga sudah berkordinasi dengan ACT (aksi cepat tanggap) Malang, karena saat ini dirinya berdomisili di Malang. Pihaknya juga menawarkan kepada pembeli, untuk mentransfer langsung ke ATC, untuk penyaluran bantuan terhadap rakyat Palestina. 

“Saya juga sudah koordinasi dengan ACT (aksi cepat tanggap) Malang, separuh dari nett hasil penjualan rumah akan didonasikan untuk Palestina,” tutup bapak dua anak itu. (ozi/aka)

RELATED ARTICLES
- Advertisement -spot_img

popular minggu ini

AnyFlip LightBox Embed Demo

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img

berita khusus

Pemkot Malang Alokasikan Dana Cukai Hasil Tembakau untuk Jaminan Kesehatan

NUSADAILY.COM - MALANG - Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Kesehatan memanfaatkan Dana Bagi Hasil (DBH) Cukai Hasil Tembakau (CHT) untuk program pemenuhan dan penyediaan...