Kamis, Oktober 28, 2021
BerandaNewsJatimTim Penertiban Daop 7 Lakukan Normalisasi Perlintasan Sebidang

Tim Penertiban Daop 7 Lakukan Normalisasi Perlintasan Sebidang

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – MAGETAN – Keselamatan perjalanan Kereta Api (KA) menjadi perhatian khusus bagi PT KAI. Manager humas Daop 7 Madiun, Ixfan hendriwintoko menyampaikan, selama Januari 2020, data kecelakaan di perlintasan sebidang jalur KA sebanyak 6 kejadian.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Sedangkan selama bulan Februari 2020, terdapat 5 kejadian diantaranya di KM 119 +1 antara stasiun garum-blitar (KA Malioboro tertemper mobil), KM 145 +2 anatara stasiun Ngunut Sumber gempol (KA malioboro tertemper motor), KM 181+7 antara stasiun kediri – ngadiluweh (KA brantas tertemper pejalan kaki), KM 181+256 antara stasiun magetan – geneng di Perlintasan no 15 (Palang pintu tertabrak motor), KM 162+6/7 antara stasiun babadan – madiun (ka sancaka tertemper pejalan kaki).

Ixfan menjelaskan, sesuai undang – undang no 23 tahun 2007 tentang perkeretaapian Pasal 94 : (1) Untuk keselamatan perjalanan kereta api dan pemakai jalan, perlintasan sebidang yang tidak mempunyai izin harus ditutup. (2) Penutupan perlintasan sebidang sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan oleh Pemerintah atau Pemerintah Daerah.

“Terkait keselamatan perjalanan KA tidak hanya bertumpu pada PT KAI semata dalam pasal 173 menyebutkan bahwa masyarakat wajib ikut-serta menjaga ketertiban, keamanan, dan keselamatan penyelenggaraan perkeretaapian,” jelas Ixfan

Guna tercapainya keselamatan perjalanan KA di wilayah Daop 7 Madiun dan meminimalisir adanya kecelakaan di perlintasan sebidang jalur KA, sejak kemarin Senin (2/3) hingga Selasa (3/3) tim penertiban yang terdiri dari unit Jalan rel dan jembatan, bersama unit pengamanan melakukan normalisasi jalur KA yang berpotensi terjadianya kecelakaan.

Pada hari Senin (2/3) di Jalan Perlintasan Langsung (JPL) no 31A di km 197+3/4 Desa Salak petak jalan antara stasiun Ngawi-Kedunggalar normalisasi dimulai pukul 08.00 sd 11.35 WIB dalam keadaan aman dan lancar.

Normalisasi jalur KA berikutnya dilakukan pada hari ini selasa (3/3) di perlintasan sebidang jalur KA nomor 47 di KM 213+139 Desa Kenteng petak jalan antara stasiun Walikukun-Kedungbanteng mulai pukul 08.00 sd 13.05 juga berjalan aman dan lancar.

Untuk proses normalisasi tersebut, pihak PT KAI sebelumnya telah berkoordinasi dengan Muspika Kecamatan Mantingan dan Dishub Kabupaten Ngawi, terkait solusi keamanan perjalanan KA di km 213+3/4 Desa Kedungmiri Kecamatan Mantingan Kabupaten Ngawi petak jalan stasiun Walikukun – Kedungbanteng.

“Ada sekitar 29 JPL di kabupaten Ngawi 6 diantaranya terjaga, 10 tanpa rambu, 10 model under pass, dan 3 tak terjaga dilengkapi dengan rambu serta early warning sistym (ews), sedangkan di Kabupaten magetan ada 7 JPL diantaranya 2 terjaga, 4 dilengkapi rambu serta early warning sistym (ews) dan 1 model under pass,” sambungnya.

Pihak PT KAI berharap dengan adanya normalisasi tersebut dapat mengurangi angka kecelakaan di jalur KA tanpa perlintasan maupun perlintasan tanpa izin.

“Semoga langkah kami ini bisa di respon positif oleh warga dan pemerintahan setempat, karena sejatinya perlintasan sebidang jalur KA adalah tanggung jawab pemerintah baik pusat maupun daerah,” pungkasnya.(nto/lna)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Nusa Magz Edisi 46

BERITA POPULAR

- Advertisement -spot_img
@nusadaily.com

Istri Selingkuh, Suami Bawa Alat Berat Hancurkan Rumah😱##tiktokberita

♬ kau curangi cintaku - Milan indramayu