Minggu, Oktober 17, 2021
BerandaNewsJatimTilik Vaksinasi Masal di Mapolres Mojokerto, Nico: Buka Ratusan Gerai Lagi

Tilik Vaksinasi Masal di Mapolres Mojokerto, Nico: Buka Ratusan Gerai Lagi

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – MOJOKERTO – Upaya mengendalikan Covid-19 terus ditekan. Tidak terkecuali di Jawa Timur. Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nico Alfinta menilik langsung vaksinasi massal di Mapolres Mojokerto, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto. Senin, 28 Juni 2021.

Didampingi Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander, Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati, Dandim 0815/cpyj Let. Inf. Dwi Mawan Sutanto serta aparat jajaran Polres Mojokerto.

Irjen pol Nico Alfinta Kapolda Jatim menyebutkan bahwa melaksanakan arahan presiden dengan target 1 juta vaksin. Sehingga jajaran Jawa Timur mendapatkan target seratus tujuh belas ribu kemarin.

“Diminta untuk meneruskan perharinya, jadi kami melakukan koordinasi dengan Bapak Pangdam kemudian seluruh jajaran di bawah,” terang Nico.

Vaksinasi Akan Terus Dilakukan

Lanjut ia, ke depannya vaksinasi ini akan terus dilakukan. Tentunya dengan sinergitas antara TNI-Polri, Pemerintah Daerah dengan Polres dan Dandim.

“Perintah dari pimpinan kita kita laksanakan dengan sinergitas antara TNI-Polri dan Pemprov, tentunya di bawah diikuti oleh Bupati, Wali Kota yang didukung penuh oleh Dandim dan Kapolres masing-masing,” jelas Kapolda Jatim.

Selanjutnya, sebut Nico, akan dibuka gerai-gerai untuk memfasilitasi warga masyarakat untuk vaksin. Ia pun menghimbau agar masyarakat untuk segera datang ke Puskesmas, kantor-kantor polisi, dan pos-pos vaksinasi.

“Kami mohon masyarakat yang belum melakukan vaksinasi untuk segera datang kemudian membawa identitas kemudian diperiksa tekanan darah,” jelas Nico yang merupakan warga asli Surabaya ini.

Dirinya berharap apabila vaksinasi usai, makan akan memunculkan kekebalan imun dalam suatu kelompok. Sehingga bisa mencegah meluasnya penyebaran Covid-19.

“Harapannya masyarakat akan timbul herd imunity sehingga semua kita bisa cepat bisa melewati akibat covid,” bebernya.

Terkait pendirian gerai vaksinasi, papar Nico rencana semula hanya sejumlah 750 gerai. Yakni, terdiri dari tenaga vaksinator dari kalangan TNI-Polri dan dibantu dengan tenaga kesehatan.

“Untuk gerai di Mojokerto ini target kita semula 750 tapi karena minat masyarakat tinggi ini masih ditambah lagi 150-an,” jelas Kapolda Jatim.

Ditanya mengenai total jumlah penduduk Jawa Timur yang divaksin, dari 3 prioritas pertama penerima vaksin, telah mencapai 86 persen. “Dari keseluruhan kita ada target pertama yaitu pelayanan publik, lalu yang kedua dari anggota TNI-Polri, yang ketiga pelayanan kesehatan dan lansia, dari semuanya total kita sudah mencapai 72 persen,” pungkas Nico.(din/aka)

- Advertisement -spot_img

BERITA POPULAR

AnyFlip LightBox Embed Demo

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img

berita khusus

Gerakan Gempur Rokok Ilegal yang Digalakkan Bea Cukai Sasar Desa Olean

NUSADAILY.COM - SITUBONDO - Gerakan gempur rokok ilegal (GGRI) yang digalakkan Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kabupaten Situbondo Bea Cukai Jember serta Kejari menyasar...