Senin, November 29, 2021

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaNewsJatimTarget Pendapatan Telaga Sarangan Dipatok Rp 13,9 Miliar Tahun 2021

Target Pendapatan Telaga Sarangan Dipatok Rp 13,9 Miliar Tahun 2021

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM-MAGETAN- Target pendapatan Telaga Sarangan dipatok Rp 13,9 miliar pada 2021. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan, Jawa Timur menargetkan itu karena menjadi primadona tujuan wisata.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

“Tahun ini target PAD dari retribusi masuk objek wisata Telaga Sarangan Magetan ditargetkan Rp13,9 miliar. Target itu naik dari perolehan PAD tahun 2020,” papar Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Magetan Joko Trihono di Magetan, Sabtu (23/1/2021).

BACA JUGA: Ini Tanggal Cantik untuk Menikah di Tahun 2021 – Imperiumdaily.com

BACA JUGA: 32.000 Wisatawan Kunjungi Sarangan Selama Libur Nataru – Nusadaily.com

Menurut dia, pada tahun 2020 PAD Telaga Sarangan mencapai Rp10,5 miliar dan tahun 2021 ini PAD Sarangan dinaikkan menjadi Rp13,9 miliar. Target pendapatan Telaga Sarangan itu sudah realistis.

Adapun target tersebut bisa berubah naik atau turun pada perubahan keuangan nanti. Dengan melihat kondisi pandemi COVID-19 yang masih berlangsung.

Namun Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Magetan yakin bahwa tahun 2021 PAD Telaga Sarangan bisa meningkat dari tahun sebelumnya. Ini seiring dengan pelaksanaan program vaksinasi sebagai penanggulangan pandemi COVID-19.

BACA JUGA: Amanda Manopo Ngrasa Risih dan Kasihan Juga ke Arya Saloka saat Adegan Gendong di Sinetron Ikatan Cinta – Noktahmerah.com

BACA JUGA: Inilah Asal-Usul New Pallapa, Dangdut Koplone Jawa Timur – Dangdutpro.com

Seperti pada tahun 2020, sebenarnya target PAD Telaga Sarangan ditetapkan sebesar Rp18 miliar. Namun karena ada rasioanalisasi masa pandemi. Maka diturunkan menjadi Rp7 miliar dan Dinas Pariwisata bisa melampaui target tersebut dengan capaian Rp10,5 miliar.

Telaga Sarangan di wilayah Kecamatan Plaosan, Magetan yang berada di lereng Gunung Lawu. Telaga ini merupakan objek wisata andalan pemerintah kabupaten setempat. Sehingga menghasilkan pendapatan asli daerah (PAD) miliaran rupiah di bidang pariwisata.

Objek wisata tersebut menyuguhkan keindahan pemandangan telaga alami dan kesejukan udara di lereng Gunung Lawu. Apalagi letaknya berada di perbatasan Provinsi Jawa Timur dengan Jawa Tengah.(nto/cak)

- Advertisement -spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img

BERITA POPULAR