Jumat, September 24, 2021
BerandaNewsJatimTak Peduli Covid-19, Bupati Blitar Belum Berpikir Soal Penutupan Wisata

Tak Peduli Covid-19, Bupati Blitar Belum Berpikir Soal Penutupan Wisata

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – BLITAR – Ditengah santer – santernya upaya pencegahan penyebaran Virus corona atau Covid-19 agar tidak meluas, justru hal sebaliknya ditunjukan oleh Pemkab Blitar. Pemkab Blitar terkesan landai dalam menanggapi pencegahan sebaran virus yang tengah menghebohkan dunia itu.

Padahal Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa sendiri telah memberikan imbauan agar pemerintah kabupaten dan kota memberikan batasan sampai penutupan tempat hiburan dan pariwisata.

Imbauan orang nomer satu di Jawa Timur seakan hanya imbauan belaka. Ini terbukti dengan tidak adanya tindakan tegas yang diambil oleh Bupati Blitar, Rijanto dalam menutup tempat hiburan dan pariwisata.

Di sisi lain Kota Blitar, Plt Walikota Blitar sudah memerintahkan jajarannya untuk menutup sementara tempat wisata mulai hari ini, Kamis 19 Maret 2020.

Rasa enggan Kabupaten Blitar, dalam menutup tempat hiburan terlihat dari statement orang nomer satu di Blitar Rijanto.

“Terkait penutupan tempat wisata, saya belum memiliki pemikiran kesana,” katanya.

Meski demikian, Bupati menegaskan sudah memberikan arahan kepada seluruh pengelola tempat wisata agar benar-benar menjaga lokasi wisata yang dikelolanya. Pengelola harus bisa melakukan pencegahan atau protek, termasuk menyediakan hand sanitizer dan lain-lain.

“Jadi pengelola wisata sudah kita berikan arahan. Tentu kita juga mendampi mereka. Lokasi wisata harus disediakan hand sanitizer dan lain sebagainya dalam rangka mengantisipasi penyebaran virus,” tandasnya.

Bupati menuturkan telah melakukan upaya lain, yakni penyemprotan desinfektan di tempat umum, baik tempat ibadah maupun pelayanan publik. Pihaknya turut mengajak semua masyarakat selalu melaksanakan hidup bersih dan sehat. Misalnya setiap saat mencuci tangan dengan air yang mengalir menggunakan sabun.

“Masyarakat bisa mengurangi kegiatan yang sifatnya bersinggungan. Sementara tidak saling bersalaman, tetapi tidak mengurangi arti silaturahmi kita semua,” imbuhnya.(tan)

AnyFlip LightBox Embed Demo

BERITA POPULAR

- Advertisement -spot_img

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img

berita khusus

Berantas Rokok Ilegal, Pemkab Sidoarjo Gandeng Bea Cukai Sosialisasikan Manfaat DBHCT

NUSADAILY.COM – SIDOARJO – Dana Bagi Hasil Cukai dan Tembakau (DBHCT) sebagai salah satu pendapatan negara yang manfaatnya langsung dirasakan masyarakat, misalnya dalam bidang...