Senin, September 20, 2021
BerandaNewsJatimSeniman Mataraman Ngaku Semaput hingga Koma, Khofifah Beri 500 Paket Sembako

Seniman Mataraman Ngaku Semaput hingga Koma, Khofifah Beri 500 Paket Sembako

NUSADAILY.COM – MADIUN – Para seniman dan budayawan pada wilayah Mataraman Jawa Timur mengaku semaput akibat terdampak pandemi dan penerapan PPKM. Jerit seniman ini direspons oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dengan mengujungi Padepokan Seni Kirun (Padski) Desa Bagi, Kecamatan Kabupaten Madiun.

Kedatangan orang nomer satu di Jawa Timur itu juga disambut oleh Bupati Madiun H. Ahmad Dawami dan tuan rumah H.M Syakirun. Khofifah menuturkan jika dirinya sempat merasa kaget ketika dihubungi oleh Abah Kirun sapaan akrab H.M. Syakirun.

“Beberapa hari lalu Abah Kirun WA saya agar bisa bersapa dengan orang-orang seniman budayawan yang terdampak Covid 19 di daerah Mataraman. Dan Alhamdulillah hari ini bisa bersapa,” kata Khofifah dikutip nusadaily.com, Minggu, (01/08/2021).

Selama pandemi ini, lanjutnya, para seniman khususnya seni tradisional kehilangan pekerjaan, lantaran sepi tanggapan. Wabah yang sedang dihadapi saat ini adalah ujian dan Allah SWT. Untuk itu, para seniman diharapkan bersabar dan tetap mematuhi protokol kesehatan sehingga segera mampu keluar dari wabah yang membelenggu kita semua.

Sementara itu abah Kirun secara terang mengatakan jika saat ini kondisi para pekerja seni sangat memprihatikan.”Para senima gak trimo berdampak, malah semaput sampek koma ” terangnya sambil berkelakar mbanyol khasnya Kirun.

Ucapan Kirun bahwa seniman saat ini sulit  juga amino oleh Klenteng, seniman ketoprak asal Kabupaten Ngawi. Ia berharap, apresiasi semacam ini tidak terputus, dan tetap menjadi agenda rutin Pemprov Jatim.

Seniman Sangat Berterimakasih Diberi Bantuan

” Yo saya sendiri terima kasih atas bantuan ini. Selama ini kami menggelar kesenian dilarang tetapi bagaimana kita makan dan menghidupi anak istri, 500 paket sembako ini sedikit menghibur kami, ” katanya.

Pasalnya, selama setahun lebih ini para seniman dalam kondisi tiarap, khususnya adalah seniman tradisi.  Wayangan, Campursari, maupun Ketoprak dan Ludrukan. Kami minta para seniman diberikan solusi sehingga mampu bekerja kembali, meskipun dengan penerapan protokol kesehatan,” pungkasnya.

Hari ini Pemprov Jatim memberikan bantuan sebanyak 500 paket sembako yang nantinya akan dibagikan kepada seniman di wilayah Mataraman. Yakni Ngawi, Magetan, Pacitan, Ponorogo, Kabupaten Madiun dan Kota Madiun.(nto/aka).

RELATED ARTICLES
- Advertisement -spot_img

popular minggu ini

AnyFlip LightBox Embed Demo

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img

berita khusus

Pemkot Malang Alokasikan Dana Cukai Hasil Tembakau untuk Jaminan Kesehatan

NUSADAILY.COM - MALANG - Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Kesehatan memanfaatkan Dana Bagi Hasil (DBH) Cukai Hasil Tembakau (CHT) untuk program pemenuhan dan penyediaan...